TangerangNews.com

Kunjungi Atut, Wahidin Halim: Sekedar Silahturahmi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 November 2015 | 17:13 | Dibaca : 17528


Wahidin Halim saat didampingi Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Ian di Restoran Istana Nelayan. Wahidin dalam jumpa pers tersebut menganggapi pemberitaan terkait dirinya yang datangi mantan lawannya di Pilkada Gubernur Ratu Atut Chosiyah. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)


 

TANGERANG-Munculnya pemberitaan di sebuah media lokal terbitan Jawa Pos Grup, yakni Radar Banten sepertinya membuat mantan wali kota Tangerang Wahidin Halim yang ingin mencalonkan diri kembali pada Pilgub Banten terusik.

Pasalnya, Wahidin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR itu diberitakan rajin  menemui mantan musuhnya di Pilkada Gubernur terdahulu itu.

Wahidin pun dengan keras membantah pemberitaan mengenai dirinya melakukan pendekatan kepada keluarga mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah untuk mendampingi dirinya maju sebagai bakal calon Gubernur Banten mendatang.

Menurut pria yang kerap disapa WH tersebut kedatangannya menemui Ratu Atut Choisyah di Rutan Pondok Bambu, Jakarta  beberapa waktu lalu hanya sebagai bentuk silahturahmi.

  “Tak ada pendekatan apapun, ini hanya menjalin hubungan baik sebagai sesama muslim dan sesama manusia. Kalau silaturahim diarahkan ke ranah politik, itu jadi urusan masing-masing,” jelasnya, saat menggelar jumpa pers bersama Pokja Wartawan Harian Tangerang  di Restoran Istana Nelayan, Kebon Nanas, Kota Tangerang, Senin (9/11).

Dia juga mengakui kembali berambisi mencalonkan diri. Saat ini kubunya tidak mau menanggapi isu serius yang mengabarkan bahwa dia akan meminta anak Atut, Andhika Hazrumy sebagai wakilnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017.

 “Sekarang kan (isu) masih berkembang liar, saya tidak mau menanggapi apa-apa, biarkan saja,” jelasnya.

Wahidin mengaku saat ini timnya masih melakukan survei terhadap para tokoh-tokoh yang akan mencalonkan diri menjadi Gubernur Banten, termasuk Andhika Hazrumy. Melalui survei ini dirinya akan melihat siapa yang cocok menjadi wakilnya nanti.

“Saya lebih percaya hasil survei, karena survei ini saya yakin mencalonkan diri. Siapa calon-calon gubernur sedang saya survei kredibilitasnya. Survei ini akan diperbanyak, misalkan WH dengan si A, dengan B atau dengan C. Tapi angkanya masih rahasia,” tukasnya.

 

Sementara terkait alasannya maju lagi setelah kalah dari Atut sebagai calon gubernur, Wahidin merasa jika Banten belum maju seperti yang diharapkan banyak orang. “Ini sebagai upaya perubahan, khususnya kesejahteraan masyarakat Banten,” jelasnya.