TangerangNews.com

Usai Dirawat, PNS yang Lompat di Jembatan Tol Cikupa Meninggal Dunia

Mohamad Romli | Senin, 6 November 2017 | 14:00 | Dibaca : 14877


Seorang PNS di Tangerang berinisial Munji, 39, di rawat di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Balaraja, di duga ingin mengakhiri hidupnya beruntung ditemukan oleh warga tergeletak di Kampung Sumur, Jumat (3/11/2017) sore. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Setelah dirawat di RSU Balaraja, Munji, 39, menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya, di Kampung Kendal, Desa Sindang Panon, Sindang Jaya, Minggu (5/11/2017).

Yusuf, salah seorang rekan kerja korban di UPT Pendidikan Kecamatan Pasar Kemis mengatakan, setelah dirawat di RSUD Balaraja, Munji kemudian dirujuk ke RS Siloam, Karawaci. Namun pihak keluarga memutuskan untuk merawatnya di rumah. 

"Meninggalnya kemarin di rumahnya sekitar pukul enam sore," ujarnya kepada TangerangNews.com, Senin (6/11/2017).

BACA JUGA : PNS di Tangerang Lompat dari atas Jembatan Tol Cikupa

Yusuf yang mengaku turut menghadiri prosesi pemakaman pria yang dikenal supel itu menceritakan dirinya mengenal sosok Munji sebagai orang yang baik dan mudah bergaul, sehingga dirinya pun tidak menyangka Munji melakukan tindakan nekad melompat dari jembatan tol Tangerang-Merak Km 34, Kampung Sumur, Desa Talaga, Cikupa usai pulang kerja, Jumat (3/11/2017).

#GOOGLE_ADS#

"Hari itu saya tidak melihat beliau sedang ada masalah, biasa-biasa saja," kata sosok yang akrab disapa Bowo tersebut. 

Munji dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindang Panon, "Sudah sepuluh tahun saya bersama beliau dan kami merasa sangat kehilangan," tukasnya.

Diketahui, Jumat (3/11/2017) sekitar pukul 15.30 WIB, Munji ditemukan tergeletak di tol  Tangerang-Merak Km 34. Ia diduga melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari jembatan tol.

Akibatnya, tangan kiri dan tulang punggungnya patah, petugas tol Marga Mandala Sakti dan personel Polsek Cikupa kemudian membawanya ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis.(RAZ/HRU)