TangerangNews.com

Sadis Anak Perempuan di Tangerang Dikeroyok karena Rebutan Cowok

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 11 Maret 2018 | 09:00 | Dibaca : 51893


Kepolisian Tangerang berhasil mengamankan LS,15 dan YI,16, yang merupakan pelaku penganiayaan yang terjadi di Ruko Moderland, Kelurahan Cipete Pakojan, Kota Tangerang, Jumat (9/3/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan)


TANGERANGNEWS.com - Seorang anak perempuan berinisial WN, 13, yang masih mengenakan seragam sekolah menjadi korban pengeroyokan. WN dituding telah merebut salah satu kekasih  yang menganiayanya,  yakni LS, 15 dan YI,16. 

Insiden penganiayaan tersebut terjadi di sebuah rumah toko kosong yang berada di Ruko Moderland, Kelurahan Cipete Pakojan, Kota Tangerang, Jumat (9/3/2018) sekira pukul 14.00 WIB. Dengan sadis, wajah dan tubuh korban dipukuli oleh LS dan YI secara bergiliran.

Bertubi-tubi, korban mendapatkan bogeman mentah. Bahkan, kedua tersangka pun menendang dan menyeret korbannya. Adapun seorang saksi pria tetlihat diam saja dalam rekaman video yang tersebar dengan cepat di Tangerang  itu. 

"Pelaku tidak terima karena laki-lakinya telah direbut oleh Korban," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kompol Robinson Manurung, Sabtu (10/3/2018).

Teman-teman LS dan YI yang juga berada di lokasi kejadian merekam perlakuan sadis itu. Video berdurasi 1,46 detik pun sempat viral di media sosial.

Respon Cepat Tim Srikandi Cisadane

Setelah pada Sabtu (10/3/2018) pagi ditugaskan  sebagai pelopor perlindungan anak dan wanita di Kota Tangerang, Tim Srikandi Cisadane langsung memberikan kontribusinya. Di hari yang sama, Tim dengan 10 anggota ini mengungkap kasus penganiayaan itu.

 #GOOGLE_ADS#

"Tim Srikandi Cisadane dibackup Unit Reskrim Polsek Tangerang, telah berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak dengan mengamankan dua orang pelaku," kata Robinson.

Robinson menjelaskan, LS dan YI ditangkap di kediamannya di kawasan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

"Korban juga tinggal di daerah yang sama, Cikokol, Kota Tangerang," kata Robinson.

Kasus ini pun menjadi kasus perdana yang ditangani Tim Srikandi Cisadane. Selain tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah pakaian yang dipakai para pelaku saat membully korbannya.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," papar Robinson.(DBI/RGI)