TangerangNews.com

Tiga U-Turn Ditutup, Jalan Ir Juanda Ciputat Lumpuh

Yudi Adiyatna | Selasa, 14 Agustus 2018 | 12:56 | Dibaca : 10548


Penutupan tiga putaran balik atau U Turn membuat kemacetan di sepanjang Jalan Ir Juanda Ciputat Tangsel, seperti di kolong fly over Ciputat. (TangerangNews.com/2018 / Yudi Adiyatna)


 

TANGERANGNEWS.com-Penutupan tiga putaran balik atau U Turn di sepanjang Jalan Ir Juanda Ciputat Tangsel yang mulai berlaku hari ini, menuai kemacetan parah di jalur yang menghubungkan wilayah Ciputat dengan Lebak Bulus Jakarta Selatan.

Kemacetan parah terjadi sejak pagi pukul 05.00 WIB hingga saat ini, mulai dari Flyover Pasar Ciputat hingga ke perbatasan wilayah Jakarta Selatan tepatnya depan Asrama Sespolwan, Lebak Bulus atau di Jalur sepanjang 5 Km.

Tiga putaran balik yang mengalami penutupan yakni U-Turn di depan Kampus UIN Jakarta, depan Perumahan Kompleks Dosen UI dan di depan Sandratex.

Akibatnya pengendara yang dari arah Ciputat harus memutar jauh di depan Sespolwan Lebak Bulus, sedangkan dari arah Lebak Bulus harus memutar di Kolong Fly Over Pasar Ciputat.

#GOOGLE_ADS#

Abdul, salah seorang mahasiswa yang tinggal di Pondok Cabe Tangsel mengeluh harus putar balik di kolong fly over Ciputat, untuk menuju kampus UIN Syarif Hidayatullah yang sebelumnya bisa dengan mudahnya dicapai dengan memgendarai sepeda motornya.

"Biasanya saya puter balik depan UIN langsung masuk kampus, eh sekarang malah jauh harus ke kolong fly over dulu. Macet pula, ," keluh Abdul kepada Tangerangnews.com, Selasa (14/8/2018).

Hal senada disampaikan Aminah, warga Situ Gintung Ciputat. Penjual Warteg ini mengungkapkan kekesalannya karena harus memutar sekian kilometer membawa belanjaan yang dibelinya hampir setiap pagi di Pasar Ciputat.

"Ini polisi gimana, masak saya pulang dari Pasar Ciputat muternya kudu ke Lebak Bulus dulu, yang bener aja pak. Malah tambah macet, jauh juga," keluh Aminah kesal.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan penutupan U-Turn tersebut akan diupayakan secara permanen dengan harapan dapat memperlancar arus kendaraan di Jalur yang menghubungkan Provinsi Jabar, Banten dan DKI Jakarta tersebut.

"Harapannya dapat mengurangi kemacetan di titik-titik U Turn tersebut," terang Lalu.(RAZ/HRU)