TangerangNews.com

50 Paskibraka Kota Tangerang Dilantik

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:00 | Dibaca : 1526


Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melantik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Merah Putih Kota Tangerang 2018 di Ruang Al-Amanah, Gedung Puspemkot Tangerang, Rabu (15/8/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )


TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melantik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Merah Putih Kota Tangerang 2018 di Ruang Al-Amanah, Gedung Puspemkot Tangerang, Rabu (15/8/2018).

Paskibraka yang terdiri dari 50 siswa kelas XI SMA se-Kota Tangerang tersebut akan mendapatkan tugas mulia yaitu mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih saat pelaksanaan upacara HUT Republik Indonesia ke-73 tahun.

"Adik-adik saya kukuhkan dengan resmi sebagai Paskibraka Kota Tangerang 2018. Saya harap adik-adik bisa bertugas sebaik-baiknya. Semoga Allah senantiasa membimbing adik-adik semua," ucap Arief saat proses pengukuhan.

Dalam pengukuhan itu, para anggota Paskibraka telah berikrar untuk mengimplementasikan tugas pokok dan fungsinya. Arief pun berpesan bahwa tugas Paskibraka tidak hanya mengibarkan bendera, melainkan dapat menjadi ujung tombak untuk mempertahankan nilai-nilai persaudaraan Indonesia.

"Adik-adik bukan hanya pengibar bendera, akan tetapi harus mampu menunjukkan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi," kata Arief.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang Dedi Suhada menambahkan 50 anggota Paskibraka itu akan melaksanakan tugas mulianya saat upacara HUT Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan digelar di lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang. Sementara, 300 anggota Paskibraka lainnya akan melaksanakan tugas yang sama di 12 halaman kecamatan se-Kota Tangerang.

#GOOGLE_ADS#

Sebelum dikukuhkan, para Paskibraka itu telah menjalani tahap seleksi pada Maret - Juni 2018 dan telah melakukan pelatihan pada Juli 2018. 

Para Paskibraka pun telah diberikan pembekalan oleh Purna Paskibraka yang didampingi oleh pasukan TNI yang menjadi instruktur saat proses pelatihan.

"Tentunya mereka sudah dibekali masalah modal dasar baris-berbaris pertama disiplin lalu kebangsaannya. Jadi itu dasar untuk melaksanakan tugas mulia pengibar bendera pusaka," imbuhnya.(MRI/RGI)