TangerangNews.com

Menikmati Kelezatan Pempek Wong Kito 18 di Alun-alun Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 16 Februari 2019 | 14:41 | Dibaca : 2419


Pempek Wong Kito 18 di lapangan Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)


 

TANGERANGNEWS.com-Jika berjalan-jalan maupun melaksanakan aktivitas olahraga di Alun-Alun Lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang, rasanya tidak lengkap tanpa mencicipi sejumlah kuliner yang ada di kawasan tersebut.

Salah satu dari banyaknya kuliner yang tersedia adalah Pempek Wong Kito 18. Meski terbilang baru di kawasan itu, kehadirannya sudah menarik banyak pengunjung karena kelezatan kuliner asli Palembang tersebut.

Menu Pempek Wong Kito 18.

Rasa pempek memang begitu dikenal masyarakat luas, namun kelezatan makanan kuliner asli Palembang ini tak membuat lidah bosan. Perpaduan gurihnya pempek yang terbuat dari bahan baku ikan dan tepung sagu serta saus cuko ini menjadi daya tarik sendiri bagi pecinta kuliner.

Menurut Pramusaji Pempek Wong Kito 18, Gandi, berbagai aneka pempek disediakan mulai dari seharga Rp3 ribu hingga Rp15 ribu. Pembeli bisa memilih pempek asli Palembang jenis kapal selam atau lenjer, dengan aneka isi yang lezat.

"Ini asli Palembang. Pempeknya langsung dikirim dari Palembang," ujar Gandi kepada TangerangNews, Sabtu (16/2/2019).

#GOOGLE_ADS#

Kata Gandi, warung pempek ini telah dibuka sejak dua pekan lalu. Meskipun baru, warungnya berhasil digandrungi para pembeli yang datang silih berganti untuk mencicipi pempek kapal selam.

Gandi mengungkapkan, omzet penjualan perharinya mencapai Rp250 ribu. Sementara jika hari libur, omzetnya bisa tembus dua kali lipat yakni Rp500 ribu.

"Alhamdulilah sejak awal buka banyak peminatnya," katanya.

Rangga salah satu pengunjung yang mencoba makan Pempek Wong Kito 18.

Sementara itu, Rangga Zuliansyah, salah seorang pembeli tampak begitu nikmati ketika menyantap pempek selepas jam perkuliahan kuliah.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang ini mengatakan, tak lengkap jika berkunjung ke Ahmad Yani, namun tanpa mencicipi Pempek Wong Kito 18.

"Gurih. Rasanya lezat. Apalagi makannya pas habis digoreng," tukasnya.(RAZ/HRU)