TangerangNews.com

Mengandung Zat Berbahaya, Warga Diimbau Hindari Kantong Plastik Bungkus Daging Kurban

Maya Sahurina | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 18:47 | Dibaca : 36464


Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau salah satu lapak penjualan hewan kurban di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (7/8/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)


 

TANGERANGNEWS.com-Sampah plastik menjadi masalah yang belum dapat diatasi. Pemerintah Kabupaten Tangerang mengimbau warga menggunakan pembungkus alternatif untuk daging hewan kurban Idul Adha. Selain lebih higienis, juga mengurangi sampah plastik.

Imbauan itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteliner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  Kabupaten Tangerang Febya Satyaningsih. Ia menyarankan distribusi daging kurban Idul Adha tidak menggunakan kantong plastik.

"Karena mengandung zat karsinogen. Zat tersebut dapat membahayakan kondisi kesehatan tubuh manusia dalam jangka panjang. Penggunaan kantong plastik juga tidak ramah lingkungan," ujarnya kepada _TangerangNews_, Sabtu (10/8/2019).

Fabya menjelaskan, kemasan alternatif pengganti kantong plastik sebenarnya sudah banyak beredar dan mudah didapatkan.

"Alternatif lainnya masyarakat bisa menggunakan daun pisang sebagai pembungkus daging, itu lebih ramah lingkungan dan juga lebih higienis dibandingkan kantong plastik. Selain itu lebih praktis juga walaupun hanya sekali pakai," katanya.

#GOOGLE_ADS#

Fabya melanjutkan, pihaknya telah menginstruksikan hal itu kepada panitia kurban di wilayah kabupaten Tangerang.

"Panitia kurban diharuskan tidak menggunakan kantong plastik, hal itu sebagai upaya pencegahan kerusakan lingkungan. Panitia juga harus mengelola limbah hewan kurban usai pemotongan nanti," pungkasnya.(RMI/HRU)