TangerangNews.com

Mau Jadi Pengusaha Muda di Tangerang? Ini Tipsnya

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Februari 2020 | 15:38 | Dibaca : 1317


Afif Bathala Ramadhan (ABR). (Istimewa / Istimewa)


 

TANGERANGNEWS.com-Memulai sebuah bisnis bukanlah hal yang mudah. Bisnis kecil yang memiliki sumber daya terbatas, akan menjadi lebih sulit dibanding bisnis besar.

Namun memulai bisnis adalah hal yang luar biasa dan akan menjadi tantangan bagi seorang pebisnis untuk mempertahankan dan mengembangkannya.

Akan ada banyak persoalan yang akan dihadapi ketika kita berbisnis. Berbagai permasalahan dalam bisnis sering membuat seseorang merasa berkecil hati.

Bahkan sebagian orang lebih dulu menyerah jika tidak dapat menghadapi tantangan bisnisnya. 

Berikut adalah strategi dalam menghadapi tantangan bisnis menurut pengusaha muda, Afif Bathala Ramadhan (ABR).

Menurut mantan aktivis mahasiswa Banten ini, banyaknya perusahaan rintisan membuat persaingan bisnis menjadi ketat.

Terlebih banyak komunitas entrepreneur yang sangat sukses mencetak pengusaha-pengusaha kecil maupun besar.

#GOOGLE_ADS#

Kedepannya, memulai sebuah bisnis akan menjadi tantangan yang serius bagi pengusaha muda.

“Para pengusaha muda, harus mempersiapkan beberapa hal simpel yang perlu diperhatikan dalam membangun bisnis tahap awal. Pertama harus berpegang pada kekuatan (Unique Selling Point), yaitu sebuah strategi yang menitik beratkan pada kekuatan perusahaan dalam menjual barang,” kata Afif.

Kekuatan yang dimaksud bisa diartikan barang dagangan atau jasa layanan yang berbeda dengan kompetitor.

“Contoh, bila anda punya usaha percetakan digital ataupun percetakan offset, kemudian punya mesin cetak yang belum dimiliki oleh perusahaan lain dengan kualitas premium. Maka perusahaan anda itu bisa dijadikan sebagai kekuatan atau Unique Selling Point,” jelas Afif.

Pemuda yang digadang-gadang menjadi bakal calon Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang ini menambahkan,  pengusaha muda tentunya harus melihat segmentasi pasar.

Pasalnya, sebuah perusahaan tidak bisa mengambil semua jatah kue yang ada di pasar. 

“Jadi fokuslah pada beberapa segmentasi pasar saja. Sehingga perusahaan bisa memfokuskan diri untuk meningkatkan promosi dan penjualan pada pasar yang dituju. Teknik ini biasa dinamakan dengan teknik Segmentation dan Targeting,” papar Afif.

Khusus di Kabupaten Tangerang, Afif mengajak para pemuda kaum milenial agar mampu menangkap peluang usaha di kota 1001 industri ini, karena banyak segmentasi pasar yang bisa digarap.(RMI/HRU)