TangerangNews.com

Alasan Zaki Bantu Airin Soal Cipeucang Tangsel Bikin Merinding

Dena Perdana | Rabu, 24 Juni 2020 | 09:00 | Dibaca : 8224


Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat simulasi pembukaan kembali tempat ibadah di era new normal, Jumat (29/5/2020). (Istimewa / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Menjadi politisi tidak mudah, ada tanggung jawab besar dipundak sang politisi. Apalagi buat Ahmed Zaki Iskandar Bupati Tangerang, dia merasa harus mampu mendidik masyarakat dengan perilaku yang baik. Sebab, politisi itu ‘role model’ pemimpin bangsa.

 

Zaki menyatakan, dirinya memang sering mendapat luapan kekesalan dari warga.  Termasuk persoalan TPA Cipeucang di Tangerang Selatan. Kedewasaan berpikir seorang politisi adalah kedewasaan secara mental, emosional, dan spiritual. Sementara kedewasaan intlektual hanyalah faktor pelengkap kedewasaan lainnya. Maraknya pertanyaan ada apa dengan Kabupaten Tangerang, kenapa mau bantu Tangerang Selatan urusin sampah.  Seperti diketahui Pemkab Tangerang akan menampung sementara sampah di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk dari Kota Tangsel.

 

“Saya tidak bisa mengabaikan masyarakat yang terganggu dari jebolnya TPA tersebut. Sebab TPA Cipuecang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Zaki ketika menerima salah satu Aktivis Lingkungan Hidup, Senin 22 Juni 2020.

 Zaki menjelaskan ada beberapa hal yang dibahas bersama Yayasan Banksasuci Indonesia, bukan saja masalah TPA Cipeucang, tapi keberlangsungan dan kelestarian dan rehabilitasi dari sungai Cisadane.

#GOOGLE_ADS#

 "Karena itu kami wajib melindungi masyarakat Kabupaten Tangerang, di sisi lain ada permintaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat untuk sementara menampung sampah dari TPA Cipeucang di TPA Jatiwaringin," katanya.

Dia menambahkan, jadi nanti apapun itu hasil kajian yang akan bicarakan bukan saja dengan Pemerintah Tangerang Selatan tapi juga dengan masyarakat Kabupaten Tangerang termasuk elemen-elemen masyarakat seperti Yayasan Banksasuci Indonesia.

Sementara itu, Denny Granada selaku perwakilan Yayasan Banksasuci Indonesia mengatakan, Banksasuci berharap kepada pemerintah Kabupaten Tangerang agar sebelum menerima limpahan sampah dari Tangerang Selatan agar dibuatkan kajian. “Kaji dulu,” ujar Denny.