TangerangNews.com

Hore, Ojol di Tangsel Segera Boleh Angkut Penumpang

Rachman Deniansyah | Rabu, 15 Juli 2020 | 16:57 | Dibaca : 850


Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat memberi arahan ke salah satu pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel, Rabu (15/7/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan memberikan kelonggaran dan izin bagi pengemudi ojek online (ojol) untuk kembali mengangkut penumpang di tengah pandemi COVID-19 ini. 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut, pelonggaran itu akan diberikan dalam waktu dekat ini. 

Pemkot Tangsel pun akan mengurus seluruh administrasi dan persyaratannya terlebih dahulu bersama seluruh stakeholder dan pemangku kebijakan lainnya.

"Makanya surat dari teman-teman Gojek itu akan saya bahas, dan saya balas bahwa Gojek sudah bisa mengangkut penumpang di Tangerang Selatan," ucap Benyamin, saat menghadiri sosialisasi J3K PT Gojek di kawasan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel, Rabu (15/7/2020).

Jika sudah dapat beroperasi, pria yang akrab disapa Bang Ben itu yakin bahwa pelonggaran tersebut akan mampu memperbaiki perekonomian yang belakangan terpuruk akibat pandemi COVID-19. 

Yang terpenting jika sudah diperbolehkan, pesan Bang Ben, setiap pengemudi ojol dan penumpang harus menerapkan protokol kesehatan. 

#GOOGLE_ADS#

"Saya sangat percaya dengan perubahan kita dengan tetap menjaga protokol kesehatan, recovery ekonomi ini dimulai dari proses-proses yang sederhana ini. Jika para teman-teman ojol (ojek online) kita sudah bisa mengangkut penumpang, mereka pulih lagi secara ekonomi, kemudian belanja di toko modern, toko modern dibeli barangnya saya dapat pajak dari situ. Recovery ekonomi segera harus dimulai," paparnya.

Sementara itu, VP Corporate Affairs Gojek, Teuku Parvinanda Handriawan menjelaskan jika sudah diperbolehkan, PT GOJEK telah menyiapkan sebuah pedoman guna mencegah penyebaran COVID-19. 

"Sekarang kita sudah melihat situasi di beberapa daerah PSBB susah dicabut, layanan kami khusus go ride sudah bisa dinikmati kembali, kami turut memberikan sebuah rasa yang aman dan nyaman untuk masyarakat menggunakan layanan kami," jelas Teuku.

Pedoman tersebut dinamakan J3K, yaitu Jaga kesehatan, jaga kebersihan, dan jaga keamanan.

"J3K menjadi wujud komitmen Gojek untuk dukung produktivitas seluruh pengguna ekosistemnya, mulaidari pelanggan hingga mitra, agar dapat terus beraktivitas dengan aman, nyaman, dan terjaga kesehatannya," pungkasnya. (RMI/RAC)