Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGSEL-Seiring dengan tingginya permintaan dan kebutuhan di wilayah Serpong Kota Tangsel, salah satu pengembang perumahan meluncurkan cluster baru hunian yang berada di dalam kawasan Paradise Serpong City.
" Hari ini kami meresmikan cluster terbaru kami untuk melengkapi beberapa cluster yang sudah ada," ungkap Derice Sumantri, Komisaris Progress Group.
Kota Tangerang Selatan dinilai kawasan yang sangat strategis bagi kebutuhan masyarakat yang bekerja di Ibu Kota.
Unit yang akan dijual dengan kisaran harga mulai Rp399 jutaan – Rp680 jutaan. Cluster ini diharapkan akan siap huni pada 2016 mendatang.
Guna menunjang kenyamanan di dalam kawasan, pengembang sudah mendirikan beberapa fasilitas antara lain, masjid, sekolah dan pos polisi.
Saat ditanya oleh awak media mengenai ancaman banjir dan kendaraan penghantar (shuttle), Reynold Sihombing selaku general manager, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasinya.
" Kalau untuk banjir kami sudah membuat drainase yang cukup bagus, dan memang kami belum menyediakan shuttle bus, tetapi kedepannya kami akan menyiapkannya," pungkas Reynold Jumat (6/3).
Tingginya harga jual tanah yang ada di tengah kota, diyakini akan membuat pilihan masyarakat memilih Kota Tangerang Selatan untuk lokasi huniannya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews