Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar
Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TANGSEL-Seiring dengan tingginya permintaan dan kebutuhan di wilayah Serpong Kota Tangsel, salah satu pengembang perumahan meluncurkan cluster baru hunian yang berada di dalam kawasan Paradise Serpong City.
" Hari ini kami meresmikan cluster terbaru kami untuk melengkapi beberapa cluster yang sudah ada," ungkap Derice Sumantri, Komisaris Progress Group.
Kota Tangerang Selatan dinilai kawasan yang sangat strategis bagi kebutuhan masyarakat yang bekerja di Ibu Kota.
Unit yang akan dijual dengan kisaran harga mulai Rp399 jutaan – Rp680 jutaan. Cluster ini diharapkan akan siap huni pada 2016 mendatang.
Guna menunjang kenyamanan di dalam kawasan, pengembang sudah mendirikan beberapa fasilitas antara lain, masjid, sekolah dan pos polisi.
Saat ditanya oleh awak media mengenai ancaman banjir dan kendaraan penghantar (shuttle), Reynold Sihombing selaku general manager, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasinya.
" Kalau untuk banjir kami sudah membuat drainase yang cukup bagus, dan memang kami belum menyediakan shuttle bus, tetapi kedepannya kami akan menyiapkannya," pungkas Reynold Jumat (6/3).
Tingginya harga jual tanah yang ada di tengah kota, diyakini akan membuat pilihan masyarakat memilih Kota Tangerang Selatan untuk lokasi huniannya.
Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews