Connect With Us

Meski Melambat, Pergerakan Bisnis di Tangerang Tak Pernah Mati

EYD | Rabu, 2 September 2015 | 15:03

Para investor tak pernah henti-hentinya melakukan investasi di wilayah Tangerang, kendati Bank Indonesia melaunching adanya penurunan dari sektor properti di Banten. (bisnis.com / tangerangnews)

TANGERANG – Kinerja sektor real estate di Provinsi Banten selama April – Juni tahun ini hanya tumbuh 3,50% (yoy). Persentase ini lebih rendah dibandingkan capaian pertumbuhan pada triwulan pertama 4,31% (yoy).

“Perlambatan sektor real estate tercermin dari penyaluran kredit yang minus 22,84% ,” tutur Kepala Bank Indonesia Provinsi Banten Budiharto Setyawan, dikutip Kompas.com.

Berdasarkan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Banten yang dilansir Bank Indonesia, sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial di provinsi ini berasal dari dana internal perusahaan.

Sementara itu khusus untuk properti residensial juga tidak terlihat bergairah. Pergerakan bisnis paling signifikan terpusat di Tangerang Raya mencakup Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Berdasarkan Survei Harga Properti Residensial (SHPR), indeks properti perumahan di Provinsi Banten secara keseluruhan melambat hanya 5,95% (yoy). Pendorong utama adalah kenaikan biaya produksi bangunan. “Biaya produksi itu bahan bangunan, upah tenaga kerja, dan kenaikan BBM,” ucap Budiharto.

Secara umum penjualan rumah di Banten pada triwulan kedua tahun ini melambat seiring tingginya perkembangan harga yang tumbuh 4,21% (yoy). Kenaikan harga yang signifikan hanya terjadi pada tipe rumah kecil.

BANTEN
Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:53

Seorang tukang ojek asal Pandeglang, Al Amin, melayangkan gugatan perdata terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
THE SKYFRONT Resmi Dibuka, Destinasi Kuliner Berkonsep Runway View di Samping Bandara Soetta

THE SKYFRONT Resmi Dibuka, Destinasi Kuliner Berkonsep Runway View di Samping Bandara Soetta

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:46

Area komersial perdana di kawasan Asthara Skyfront City bertajuk THE SKYFRONT resmi dibuka untuk umum. kawasan ini menjadi bagian awal dari pengembangan township seluas 1.100 hektar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill