Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANG – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menargetkan penjualan sebesar Rp 5 triliun tahun ini. Penjualan tersebut meningkat dari realisasi penjualan tahun lalu bernilai Rp 1,9 triliun.
Corporate Finance and Investor Relations Division Head ASRI Vincent TW Sjahbana mengatakan, penjualan tersebut akan banyak berasal dari proses negosiasi yang dilakukan tahun lalu.
Di tahun ini, ASRI masih akan memacu penjualan lahan dan juga bangunan di semua lini, baik residensial maupun komersial.
Vincent menambahkan, sepanjang triwulan I-2016 ini, lahan kosong di Alam Sutera masih akan menjadi motor penjualan. Selain itu, perseroan juga masih memacu penjualan di properti Pasar Kemis berupa residensial dan komersial.
“Kami juga akan meluncurkan residensial di Alam Sutera pada tahun ini. Di samping itu kami juga masih punya proyek seperti perkantoran dan apartemen,” terangnya, Jumat (15/1/2016).
Sementara untuk belanja modal (capex), perseroan menyiapkan dana senilai Rp 2 triliun. Dana ini rencananya akan digunakan untuk konstruksi low rise, high rise, serta pembelian lahan. “Capex seluruhnya berasal dari kas internal perseroan,” ucap Vincent.
Tahun ini, perseroan juga akan mengandalkan pemasukan dari recurring income atau pendapatan berulang. Perseroan menargetkan, recurring income akan tumbuh 10% yang bisa didapat dari GWK, tenant mall, sport center, dan sebagainya.
“Strategi bisnis kami tahun ini masih akan push pada penjualan asset morganization. Belajar dari tahun kemarin, kami banyak enquires dating dari pihak asing yang mau melakukan JV (joint venture) dan partnership. Untuk saat ini kami fokus di situ sambil menjual produk-produk yang lain,” ujar Vincent.
TODAY TAGKawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews