Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANG – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) menargetkan penjualan sebesar Rp 5 triliun tahun ini. Penjualan tersebut meningkat dari realisasi penjualan tahun lalu bernilai Rp 1,9 triliun.
Corporate Finance and Investor Relations Division Head ASRI Vincent TW Sjahbana mengatakan, penjualan tersebut akan banyak berasal dari proses negosiasi yang dilakukan tahun lalu.
Di tahun ini, ASRI masih akan memacu penjualan lahan dan juga bangunan di semua lini, baik residensial maupun komersial.
Vincent menambahkan, sepanjang triwulan I-2016 ini, lahan kosong di Alam Sutera masih akan menjadi motor penjualan. Selain itu, perseroan juga masih memacu penjualan di properti Pasar Kemis berupa residensial dan komersial.
“Kami juga akan meluncurkan residensial di Alam Sutera pada tahun ini. Di samping itu kami juga masih punya proyek seperti perkantoran dan apartemen,” terangnya, Jumat (15/1/2016).
Sementara untuk belanja modal (capex), perseroan menyiapkan dana senilai Rp 2 triliun. Dana ini rencananya akan digunakan untuk konstruksi low rise, high rise, serta pembelian lahan. “Capex seluruhnya berasal dari kas internal perseroan,” ucap Vincent.
Tahun ini, perseroan juga akan mengandalkan pemasukan dari recurring income atau pendapatan berulang. Perseroan menargetkan, recurring income akan tumbuh 10% yang bisa didapat dari GWK, tenant mall, sport center, dan sebagainya.
“Strategi bisnis kami tahun ini masih akan push pada penjualan asset morganization. Belajar dari tahun kemarin, kami banyak enquires dating dari pihak asing yang mau melakukan JV (joint venture) dan partnership. Untuk saat ini kami fokus di situ sambil menjual produk-produk yang lain,” ujar Vincent.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews