Connect With Us

Di Ciputat Ada Apartemen Cuma Rp99 Juta

EYD | Selasa, 29 Maret 2016 | 11:26

Apartemen di Tangerang diplot sebagai pemasok terbanyak (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – PT Gading Development Tbk (GAMA) memberikan kemudahan pembayaran bagi pembeli apartemen The Spring Residences di Ciputat, Tangerang Selatan.

“Konsumen dapat memilih cara bayar yang dirasa nyaman, mulai tunai keras, tunai bertahap 12 kali, 24 kali, dan 36 kali. Selain itu, konsumen juga bisa menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dengan DP 20% atau DP 30% yang bisa diangsur 12 kali. Saat ini kami merilis progam baru dimana konsumen dapat memiliki unit apartemen hanya dengan membayar Rp99 juta,” urai Budiawan Lebar, Direktur Utama PT GAMA.

Selain itu, PT GAMA kembali menggelar The Spring Festival yang pernah diselenggarakan pada 28 Februari lalu. Dalam The Spring Festival kali ini, digelar beragam kegiatan, seperti lomba sepeda MTB race, line dance festival, bazaar, pentas musik, dan promo penjualan apartemen The Spring Residences.

“The Spring Festival merupakan rangkaian kegiatan sejak dimulainya penjualan The Spring Residences. Tujuannya, agar apartemen ini menjadi semakin dikenal masyarakat, sekaligus bisa mendukung penjualan,” ujar Budiawan.

Di atas lahan seluas 2,3 hektar, The Spring Residence memiliki empat tower apartemen antara 18 sampai 20 lantai dengan total 2.500 unit hunian berbagai tipe. Saat ini dipasarkan Tower Springwood (798 unit) yang menawarkan empat tipe: Tipe Studio (22 m2) seharga Rp268 juta, 1Bedroom (33m2) seharga Rp388 juta, 2 Bedroom (44 m2) seharga Rp503 juta, dan Type 3Bedroom (66 m2)  seharga Rp677 juta.

Ciputat, Sunrise Property

Lokasi The Spring Residences di kawasan Ciputat, menurut Budiawan, merupakan kawasan yang potensial, karena berada di antara Pondok Indah, Bintaro Jaya, Bumi Serpong Damai, dan Cinere yang memiliki infrastruktur cukup baik dan lengkap.

“Ciputat sebenarnya kawasan (permukiman) lama, sehingga orang sudah mengenalnya. Memang kesannya dulu agak macet dan padat, tapi image itu sekarang mulai berubah, apalagi dengan adanya rencana MRT, akses JORR 2, dan pusat pemerintahan Tengerang Selatan. Arah kebijakan dan perencanaan Ciputat menjadi skala prioritas untuk dikembangkan pemerintah, sehingga Ciputat kini menjadi area sunrise property,” jelas Budiawan.

Dia juga memandang positif perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan di kawasan Ciputat, seperti relokasi terminal bus antar kota, pembangunan MRT (Mass Rapid Transportation) koridor I (Lebak Bulus – Bundaran Hotel Indonesia), dan rencana pembangunan tol JORR 2 (Jagorawi – Cinere – Serpong). Bahkan lapangan terbang Pondok Cabe pada Juni 2016 akan menjadi bandara komersial.

“Hal ini tentu akan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kawasan Ciputat dan bagi penghuni apartemen The Spring Residences,” ujarnya. “Memang banyak yang beranggapan bahwa Ciputat itu tertinggal. Namun, buat developer seperti kami, area Ciputat sebenarnya potensial. Bahkan, jika proyek-proyek pendukungnya selesai, Ciputat adalah area yang paling dekat dengan Jakarta dibanding dengan Serpong yang sudah maju dan stagnan lebih dulu,” pungkas Budiawan.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill