Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNews.com-Enggan bernasib seperti perusahan besar di era-nya yakni ‘Kodak’. Sinar Mas Land meluncurkan kawasan digital Hub BSD City, Selasa (21/6/2016). Proyek dengan nilai investasi sekitar Rp3 Triliun tersebut akan dibangun di lahan seluas 25,86 hektare di dekat perumahan Foresta, BSD, Tangerang.
Chief Executive Officer Sinar Mas Land Michael Widjaja mengatakan, proyek ini bakal menjadikan kota mandiri BSD smart city sebagai pionir dalam integrated smart digital. “Ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital akan kawasan yang memiliki infrastruktur teknologi,” kata Michael.
Kawasan ini, nantinya didedikasikan sebagai ‘Silicon Valley’ Indonesia yang dipersembahkan khusus untuk menunjang operasional dan aktivitas keseharian perusahaan teknologi dan digital, mulai dari start up company, technology leaders, hingga institusi pendidikan yang bergerak di bidang IT science.
"Kami menargetkan research center, institusi pendidikan serta beragam tipe usaha yang berkaitan dengan creative technology seperti animasi 3D, research center serta institusi pendidikan dengan jurusan technology," ujarnya.
Chief Technology Officer Sinar Mas Land Irvan Yasni mengatakan, beberapa vendor sudah mengkonfirmasi akan join di kawasan yang akan mulai dibangun pada 2017 nanti itu. “Kita harus melihat contoh seperti Kodak, saat ini siapa kira-kira yang punya Kodak? Karena kedepan bisnis secara konvensional bisa akan ditinggal,” katanya.
Keseriusian Sinar Mas Land dalam mengembangkan BSD City menjadi integrated smart digital city dimulai dengan penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat BSD City. Misalnya, kata dia, aplikasi e-wallet, community plafform, loyalty programs dan business performance managemen solutions.
“ Kami berupaya agar penghuni BSD memiliki sarana dan prasarana berkualitas, salah satunya yakni bertranskasi dengan aplikasi mobile terintegrasi,” tukasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGDinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews