Connect With Us

Atasi Masalah Sampah, Sinar Mas Land Jalin Kerjasama dengan Prasetiya Mulya

Denny Bagus Irawan | Kamis, 23 Juni 2016 | 16:00

| Dibaca : 1277

Syukur Lawigena – Direktur PT. Bumi Serpong Damai Tbk (kanan) menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman Simandjuntak, hari ini (22/6/2016). (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANGNews.com-Sinar Mas Land bekerjasama dengan Universitas Prasetiya Mulya untuk mengatasi penanggulangan sampah.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak pada hari ini (22/6), dimana Sinar Mas Land melalui BSD City  diwakili Syukur Lawigena  sebagai  Direktur PT. Bumi Serpong Damai Tbk dan Universitas Prasetiya Mulya diwakili Rektornya  Prof. Dr. Djisman Simandjuntak, pada Rabu (22/6/2016) lalu.

 

Kerjasama perusahaan property developer dan pihak kampus ini dalam rangka  penanggulangan sampah di suatu wilayah.

“Diharapkan kerjasama tersebut dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan di bidang energi melalui teknik konversi limbah, tetapi juga akan menghasilkan langkah maju dalam pewujudan sistem pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan dan berkesinambungan di BSD city hingga dapat dijadikan percontohan bagi kawasan pemukiman lainnya,” ujar Syukur Lawgine.

 

Sinar Mas Land sebagai pengembang berupaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap masalah pelestarian lingkungan melalui penerapan visi green di setiap proyeknya. Kesadaran perusahaan untuk bertanggung jawab melestarikan lingkungan hidup diwujudkan melalui berbagai program, seperti pembangunan kawasan hijau Green Office Park, sertifikasi Green Building, Mall tanpa dinding yang ramah lingkungan ‘The Breeze’, jalur-jalur pejalan kaki yang nyaman serta berbagai acara untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan salah satunya melalui penyelenggaraan acara Festival Hijau yang diselenggarakan setiap tahun.

 

Sinar Mas Land sejauh ini telah menanam lebih dari tiga juta pohon di area komersial, pedestrian, median jalan, taman lingkungan,  dan mengembangkan taman kota serta hutan kota.

Di berbagai area pengembangan, Sinar Mas Land selalu menyiapkan ruang terbuka hijau lewat pengadaan taman dan hutan kota. BSD City sebagai kota mandiri bahkan memiliki taman kota seluas 2,5 hektar yang telah dibuka sejak 2004 lalu.  Tempat  tersebut memiliki sedikitnya 60 jenis tanaman dengan jumlah pohon lebih dari 10.000 batang.

 

 

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

KAB. TANGERANG
Dor! Dor! Polisi Vs Begal Baku Tembak di Cikupa Tangerang

Dor! Dor! Polisi Vs Begal Baku Tembak di Cikupa Tangerang

Senin, 24 April 2017 | 16:00

Kasat Reskim Polresta Tangerang, Kompol Gunarko membenarkan peristiwa tersebut. Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. "Benar, tapi mohon silahkan konfirmasi ke Polsek Cikupa," singkatnya.

PROPERTI
Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Jumat, 3 Februari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Dua factory outlet terbaru besar dan terbesar di Qbig BSD City, Tangsel, yakni Factory outlet tersebut adalah Truly premiun Outlet (TPO) dan FAMOGAL (Fashionable Moslem Gallery, mulai dibuka.

BANDARA
WN Norwegia Copet Iphone Penumpang di Bandara Soetta

WN Norwegia Copet Iphone Penumpang di Bandara Soetta

Minggu, 23 April 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pria Warga Negara Norwegia Erik Berger kedapatan mencuri Iphone 6 milik penumpang lain di Lounge Garuda Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (23/4/2017).

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor