Connect With Us

Sinarmas Land Kembangkan BSD Berbasis GIPTI

Advertorial | Sabtu, 20 Januari 2018 | 10:13

| Dibaca : 2079

Kawasan BSD akan menjadi basis pembangunan masyarakat wirausaha berbasis iptek, peningkatan daya saing daerah, hingga kreasi produk-produk inovasi. (Istimewa / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com-Sinasmas Land Group mengembangkan Galeri Iptek dan Inovasi (Gipti) bersama pemerintah di di lahan seluas 15 hektare di BSD City, Tangerang. Daerah itu akan menjadi basis pembangunan masyarakat wirausaha berbasis iptek, peningkatan daya saing daerah, hingga kreasi produkproduk inovasi.

Proyek yang diluncurkan pada Senin (15/1/2018) di Kantor Wakil Presiden ini terbilang serius karena melibatkan Pusat Penelitian Ilmu pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek)-Kemenristekdikti, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina, dan Sinarmas Land.

Para pihak tersebut menandatangani kesepakatan bersama untuk pengembangan proyek Gipti dengan target menjadi proyek percontohan untuk show case kemajuan inovasi dan teknologi terapan terkini. Bahkan, proyek tersebut disiapkan menjadi tempat pemasaran produk-produk IKM dan startup berbasis teknologi binaan inkubator bisnis teknologi di Puspiptek.

Proyek Gipti ini diproyeksikan sudah mulai masuk tahap pekerjaan konstruksi pada pertengahan 2018 ini. Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan pengembangan Gipti sejalan dengan program pengembangan National Science dan Technology Park (N-STP) Puspiptek.

 

Program tersebut sebagai salah satu implementasi Program Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam mengembangkan STP di Indonesia. Dalam hal ini, lanjutnya, para pihak yang bekerja sama, yaitu Puspiptek, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Universitas Paramadina, dan Sinarmas Land akan saling bersinergi dan ber ko - laborasi untuk mengembangkan Gipti.

Sebagai contoh, Universitas Paramadina akan membangun kampus di atas lahan seluas 2 hektera yang lokasinya terpadu dengan Gipti.

Menurut Dhony Rahajoe, Managing Director Sinarmas Land, lahan yang menjadi lokasi pembangunan universitas yang didirikan oleh almarhum Nurcholis Madjid itu berasal dari lahan prasarana dan sarana umum milik Sinarmas Land.

“Kami ingin BSD City menjadi kota mandiri yang berperan besar dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan proyek inovasi teknologi. Kami harapkan kehadiran Gipti bisa mewujudkan tujuan itu,” ujar Dhony.

Menurut dia, kehadiran Universitas Paramadina akan memperkaya ekosistem BSD City khususnya di sektor pendidikan.

“Ini menjadi talent pool bagi sejumlah perusahaan beroperasi di kawasan digital hub yang telah kami bangun. Juga pengembangan smart integrated digital city ini akan menciptakan banyak sekali peluang bagi berbagai pihak lintas sektor, khususnya warga Tangerang dan sekitarnya di bidang pendidikan, riset, usaha, maupun lapangan pekerjaan,” sebutnya.



NASIONAL
WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

WASI Pecahkan Rekor Dunia, Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut

Minggu, 18 Agustus 2019 | 11:24

TANGERANGNEWS.com-Wanita Selam Indonesia (WASI) memecahkan rekor dunia dengan pengibaran bendera Merah Putih seluas 1.014 meter persegi di dasar Teluk Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tepatnya di kawasan Megamas.

AYO! TANGERANG CERDAS
STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

STMIK Raharja Tangerang Resmi Jadi Universitas

Sabtu, 29 Juni 2019 | 13:20

TANGERANGNEWS.com-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Raharja resmi beralih status menjadi Universitas.

WISATA
Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Objek Wisata Paling Recomended di Jakarta

Kamis, 28 Maret 2019 | 08:13

TANGERANGNEWS.com-Anda sedang mencari objek wisata terbaik di Jakarta? Meskipun menjadi kota metropolitan dengan tingkat mobilitas yang sangat

TANGSEL
Warga Buaran Bongkar Separator Jalan, Lurah Jelupang: PT Waskita Belum Pernah Koordinasi

Warga Buaran Bongkar Separator Jalan, Lurah Jelupang: PT Waskita Belum Pernah Koordinasi

Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:58

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Buaran Barat, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara membongkar separator jalan menuju pintu tol serpong-cinere (Sercin) di kampung setempat. Aksi itu dipicu penyempitan perempatan jalan.

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt