Connect With Us

Sinar Mas Land Gerakan Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan di Kota Deltamas

Advertorial | Senin, 1 Januari 2018 | 10:10

| Dibaca : 898

Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terkemuka dan terpercaya di Indonesia melalui Kota Deltamas menyelenggarakan Revitalisasi Danau dan Penanaman Pohon dengan mengusung tema “Kota Deltamas Hijau”. (@TangerangNews.com 2017 / Istimewa)



TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land sebagai salah satu pengembang properti terkemuka dan terpercaya di Indonesia melalui Kota Deltamas menyelenggarakan Revitalisasi Danau dan Penanaman Pohon dengan mengusung tema “Kota Deltamas Hijau”.

Melalui program ini, Sinar Mas Land berupaya untuk menggerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan di area situ Kota Deltamas yang berlokasi di Kabupaten Bekasi.

Menciptakan lingkungan yang hijau semakin sulit dilakukan di lingkungan perkotaan terutama kawasan industri. Maka dari itu, komitmen kuat bagi setiap perusahaan untuk menciptakan lingkungan hijau perlu dilakukan, salah satunya adalah dengan cara menanam pohon di tengah banyaknya pembangunan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghijaukan Cikarang khususnya di Kota Deltamas sehingga dapat membantu pencegahan banjir di jalan tol Jakarta – Cikampek, juga menurunkan emisi karbon yang meningkat saat ini.

Dengan adanya revitalisasi danau diharapkan Kota Deltamas akan semakin hijau terutama dengan pohon-pohon disekitar danau dan juga untuk memperbaiki irigasi kawasan. Jenis pohon yang ditanam di Kota Deltamas antara lain trembesi, flamboyan, tanjung, trebebaya, ketapang kencana, cemara dan mangga. Tanaman tersebut cocok untuk wilayah Cikarang karena mampu bertahan dalam kondisi kering, bisa jadi peneduh, dan cepat tumbuh.

Hongky J. Nantung menjelaskan dalam siaran pers nya hari ini “Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini kondisi kota di berbagai tempat termasuk kabupaten Bekasi semakin padat. Butuh upaya serius dalam melakukan penghijauan dan menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman.

Melalui program penanaman pohon ini, Sinar Mas Land berharap bahwa langkah ini dapat menjadi salah satu upaya penyelamatan dan pelestarian lingkungan.”

Kota mandiri berkonsep hijau

Lebih dari 40 tahun Sinar Mas Land telah sukses membangun kota mandiri seperti BSD City, Grand Wisata, Kota Wisata di Jabodetabek termasuk Kota Deltamas.

Kota Deltamas memiliki produk residensial, komersial dan industrial. Greenland International Industrial Center (GIIC) merupakan kawasan industri berkonsep hijau dengan pengembangan area berkonsep ramah lingkungan.

Kawasan GIIC saat ini banyak dilirik dan diminati oleh investor asing yang tinggal di Indonesia, teruatama investor yang berasar dari negeri sakura.

Terbukti, sebagian besar investor di GIIC adalah perusahaan otomotif asal Jepang. Investor yang menempati kawasan industri hijau tersebut antara lain Suzuki, SGMW, Mitsubishi Motors, Maxxis, dan Astra Honda Motor.  

Konsep pengembangan kota hijau menjadi salah satu solusi yang ditawarkan dalam berkontribusi pada permasalahan perubahan iklim melalui tindakan adaptasi dan mitigasi.

Oleh karena itu, pengembangan Kota Deltamas sangat terencana dengan baik dan ramah lingkungan untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Kegiatan penanaman pohon yang selenggarakan oleh Kota Deltamas mendapat dukungan langsung dari pemerintah,  terutama dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kementerian Lingkungan Hidup serta dari para tenant Greenland International Industrial Center (GIIC) dan berbagai pelaku usaha di Kota Deltamas.

“Dengan penanaman pohon di area Kota Deltamas, diharapkan tidak hanya udara yang menjadi lebih baik, tetapi juga kualitas hidup masyarakat sekitar.” Tambah Hongky J. Nantung.

Kota Deltamas

Kota Deltamas merupakan kota mandiri terpadu modern, yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 3.200 hektar.

Menggabungkan antara hunian, komersial dan kawasan industri bertaraf internasional yang dilengkapi berbagai fasilitas dan infrastruktur berkelas dunia.

Selama lebih dari 20 tahun, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) telah mengembangkan Kota Deltamas menjadi kota mandiri. Bekerjasama dengan Sojitz, salah satu perusahaan ternama dan terkemua dari Jepang berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas serta sarana dan prasarana terbaik untuk Kota Deltamas.

Beragam keunggulan lainnya yang dimikili oleh Kota Deltamas adalah lokasinya yang sangat stretegis dan mudah di jangkau. Akses Tol langsung dari Cikarang Timur, memuat kenyamanan aksesibilitas bagi para investor yang tinggal di Kota Deltamas.

Kota Deltamas juga dekat dengan Pusat Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta Muspida Tingkat Dua sehingga memudahkan para pelaku industri, perdagangan, dan administrasi penduduk untuk mengurus perizinan (pelayanan satu atap).

 

HIBURAN
Usung Konsep Betawi, Pasar Jajan Teras Cisadane Hadir di Kota Tangerang

Usung Konsep Betawi, Pasar Jajan Teras Cisadane Hadir di Kota Tangerang

Senin, 15 Oktober 2018 | 18:59

TANGERANGNEWS.com-Setelah sukses membuat Pasar Jajan di Taman Potret dan Taman Gajah dengan konsep modern dan milenial, Pemerintah Kota

MANCANEGARA
Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Minggu, 14 Oktober 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.comKepolisian Detroit, Amerika Serikat (AS), menemukan 11 jasad bayi di sebuah bekas rumah duka. Jasad belasan bayi itu itu berada di langit-langit rumah dengan kondisi sudah membusuk.

OPINI
Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Menciptakan Pencipta Hoax yang Adil dan Beradab

Kamis, 11 Oktober 2018 | 11:34

TANGERANGNEWS.com-Menyimak pemberitaan media baru-baru ini yang tengah ramai menyoroti sosok Ratna Sarumpaet, seorang mantan aktivis

KAB. TANGERANG
Kepalanya Terus Membesar, Warga Solear Ini Butuh Bantuan

Kepalanya Terus Membesar, Warga Solear Ini Butuh Bantuan

Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:00

TANGERANGNEWS.com-Tatang, 55, hanya bisa terbaring lemah di kamar sejak kepalanya tiba-tiba membesar. Warga Kampung Cikareo RT 06/03, Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang itu telah tiga tahun bergelut dengan penyakit aneh tersebut.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata