Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com–Apartemen Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang mulai berencana menerapkan smart home system atau sistem rumah pintar.
Sistem rumah pintar merupakan bangunan atau gedung yang dilengkapi teknologi canggih sehingga seluruh perangkat dan sistem tersebut dapat saling terhubung.
"Kami harus menerapkan system smart home. Mudah-mudahan bisa diluncurkan," ujar Totonafo Lase,
Direktur Aeropolis kepada TangerangNews, Jumat (28/2/2020).
Toton mengatakan, smart home system menjadi kebutuhan hunian saat ini. Kebutuhan ini pun akan dipenuhi Aeropolis untuk memberikan kemudahan bagi penghuni demi menciptakan hunian yang nyaman serta ditunjang teknologi.
Dalam menciptakan penyesuaian inovasi tersebut, kata dia, pengelola Aeropolis yang berada di dekat Bandara Soekarno-Hatta ini sedang mempersiapkan desainnya.
"Yang penting, kan, show unitnya dulu," katanya.
Menurut Toton, sesungguhnya Aeropolis siap menerapkan sistem ini. Namun, yang menjadi kendala adalah minimnya penyuplai fitur-fitur teknologi di Indonesia.
"Ada beberapa fitur yang memang otomatisasinya disiapkan dari awal, tapi penyuplai peralatannya masih minim," imbuhnya.
Toton menambahkan saat ini pengelola juga sedang mempersiapkan transportasi listrik dalam kawasan. Upaya kerja sama dengan pihak pengelola transportasi masih dalam proses.
"Intinya kami siap menyediakan apapun demi kenyamanan penghuni," pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews