Connect With Us

Pertama di Banten, Hunian Bernuansa Jepang Ini Seharga Mulai Rp400 juta

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:43

Hunian Bernuansa Jepang, Seion. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hunian bertema Jepang pertama hadir di Provinsi Banten. Hunian bernama Seion ini dibangun pengembang MAS Group bersama dengan Fujiken.

Berdiri di atas lahan seluas 8 hektare, perumahan Seion memiliki dua klaster, yakni Maru dan Mizu. 

Untuk setiap klasternya, terdapat 5 tipe rumah dua lantai dengan luas yang berbeda, mulai dari ukuran 60 meter persegi sampai 105 meter persegi. Harganya mulai dari Rp400 juta, seperti dilansir dari Kompas, Selasa 14 Desember 2021.

Hunian Bernuansa Jepang, Seion.

Adapun komponen perumahan ini dibangun menggunakan struktur beton bertulang, pondasi batu kali, dinding bata merah dan keramik dari granit tile.

Sedangkan untuk fasilitas yang bisa didapatkan oleh konsumen adalah sambungan listrik underground, CCTV hingga double gate security.

Selain itu, tersedia pula area terbuka dan club house dilengkapi dengan kolam renang dan arena bermain anak.

Hunian Bernuansa Jepang, Seion.

Adapun untuk lokasinya, Seion terletak di tengah Kota Serang dan hanya berjarak sekitar 10 menit dari pintu keluar Tol Serang Barat.

Karena lokasinya yang strategis, hunian ini juga bisa menjangkau fasilitas penting lainnya, seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan stasiun kereta api.

Direktur Utama MAS Group Suwandi Tio meyakini, kehidupan berkualitas selalu dimulai dari rumah dan lingkungan yang mendukung.

"Untuk itulah, kami mengadopsi nuansa Jepang dengan menggandeng Fujiken yang juga merupakan pengembang ternama dari Negeri Sakura," ujar Suwandi.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill