KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Hunian bertema Jepang pertama hadir di Provinsi Banten. Hunian bernama Seion ini dibangun pengembang MAS Group bersama dengan Fujiken.
Berdiri di atas lahan seluas 8 hektare, perumahan Seion memiliki dua klaster, yakni Maru dan Mizu.
Untuk setiap klasternya, terdapat 5 tipe rumah dua lantai dengan luas yang berbeda, mulai dari ukuran 60 meter persegi sampai 105 meter persegi. Harganya mulai dari Rp400 juta, seperti dilansir dari Kompas, Selasa 14 Desember 2021.

Adapun komponen perumahan ini dibangun menggunakan struktur beton bertulang, pondasi batu kali, dinding bata merah dan keramik dari granit tile.
Sedangkan untuk fasilitas yang bisa didapatkan oleh konsumen adalah sambungan listrik underground, CCTV hingga double gate security.
Selain itu, tersedia pula area terbuka dan club house dilengkapi dengan kolam renang dan arena bermain anak.

Adapun untuk lokasinya, Seion terletak di tengah Kota Serang dan hanya berjarak sekitar 10 menit dari pintu keluar Tol Serang Barat.
Karena lokasinya yang strategis, hunian ini juga bisa menjangkau fasilitas penting lainnya, seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan dan stasiun kereta api.
Direktur Utama MAS Group Suwandi Tio meyakini, kehidupan berkualitas selalu dimulai dari rumah dan lingkungan yang mendukung.
"Untuk itulah, kami mengadopsi nuansa Jepang dengan menggandeng Fujiken yang juga merupakan pengembang ternama dari Negeri Sakura," ujar Suwandi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews