Connect With Us

Brasil Tekuk Italia 2-0

| Rabu, 11 Februari 2009 | 21:44

OLAHRAGAnews-Juara dunia lima kali, Brasil, menjadi tim yang mematahkan rekor tak pernah kalah milik pelatih Italia Marcello Lippi. Dalam duel persahabatan di Emirates Stadium, London, Selasa (10/2), tim asuhan Carlos Dunga tersebut menekuk "Gli Azzuri" itu dengan skor 2-0.

Sebelum datang ke Inggris, Lippi yang berhasil mengantar Italia juara dunia 2006 telah mencatat 31 kali pertandingan tanpa kalah. Satu kali lagi ia bisa menjadi pelatih paling ampuh sedunia dengan mengungguli rekor Javier Clemente (Spanyol) dan Alfio Basile (Argentina).

Sayangnya, pada laga kali ini, Lippi kehilangan Alessandro Gamberini karena cedera saat berlatih. Peran bek tengah Fiorentina ini akhirnya digantikan oleh Nicola Legrottaglie. Selama sepuluh menit pertama, "Gli Azzuri" menguasai permain, bermain terbuka, dan menanggalkan gaya catenaccio.

Mereka dengan cepat menebar sinyal bahaya. Sebuah tendangan voli dari Fabio Grosso berhasil mengoyak gawang Julio Cesar. Namun, wasit menganulir gol itu karena Grosso berdiri offside sebelum menerima umpan dari Andrea Pirlo. Brasil bereaksi dengan cepat.

Meski tak diperkuat Ricardo "Ricky" Kaka, Brasil tetap menampilkan skill individu luar biasa lewat permainan cantik Robinho dan Ronaldinho. Tak harus menunggu lama, tim "Samba" akhirnya mencetak gol pada menit ke-13.

Kerja sama segitiga yang diawali Ronaldinho berakhir dengan umpan terobosan Robinho kepada rekan satu timnya di Manchester City, Elano Blumer. Legrottaglie terlambat mencegat bola sehingga Elano leluasa melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. "Gli Azzuri" berbalik menekan, tapi kembali kebobolan oleh serangan balik Brasil pada menit ke-26. Pirlo membuat kesalahan fatal di daerahnya sendiri sehingga bolanya dicuri oleh Robinho. Striker tersebut "menari" di depan Gianluca Zambrotta sebelum memperdayai Gianluigi Buffon dengan tembakan lurus ke tiang jauh.

Italia terus berusaha menyamakan kedudukan. Daniele De Rossi hampir mencetak satu gol beberapa menit kemudian, tetapi tendangannya diblok oleh Cesar. Alberto Gilardino dan Simone Pepe pun membuang umpan silang dari sayap kanan. Hingga akhir babak pertama, Brasil tetap unggul dua gol. Memasuki paruh kedua, Italia mengganti empat pemainnya dan kini permainan berjalan sama kuat.

Masuknya Mauro Camoranesi membuat serangan Italia lebih hidup, sementara Brasil menjaga agresivitas permainan lewat umpan-umpan pendek dan sesekali menipu lawan. Lima belas menit setelah jeda, Luca Toni berhasil menggoyang gawang Cesar. Namun, wasit lagi-lagi membatalkan gol tersebut karena melihat Toni mengontrol bola dengan tangan kiri. Sepuluh menit menjelang bubar, Toni mendapat crossing matang di dekat gawang, tetapi Cesar sukses menahan tendangan jarak dekatnya. Sampai pertandingan berakhir, Italia tetap tak bisa mencetak gol dan gagal mengulang sukses yang pernah mereka torehkan pada 1982.

Pada putaran kedua Piala Dunia di Barcelona tersebut, "Gli Azzuri" menang 3-2. Sebelum laga semalam, kedua tim sama-sama berbagi lima kemenangan dan dua kali seri. Keduanya terakhir kali bertemu pada duel persahabatan di Lyon tahun 1997 dengan hasil seri 3-3. (*)

KOTA TANGERANG
Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Bangunan Bagus Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Anyar Pilih Jualan di Luar

Senin, 14 September 2026 | 21:23

Revitalisasi Pasar Anyar sudah rampung sejak 2025. Namun, suasana pasar belum seperti yang diharapkan. Sejumlah los masih belum dibuka, dan sebagian pedagang memilih tetap berjualan di luar bangunan.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill