Connect With Us

Fininvest: Milan Not For Sale!

| Rabu, 7 Oktober 2009 | 20:55

TANGERANGNEWS-Fininvest membantah kabar yang menyebut mereka bakal melepas kepemilikan terhadap AC Milan. Padahal pengusaha Albania yang dikabarkan akan mengakuisisi sudah menyiapkan dana besar. Krisis keuangan yang dialami sejak setidaknya musim lalu plus masalah hukum yang dialami Fininvest membuat kabar Silvio Berlusconi bakal melepas Milan berkembang cepat. Apalagi kemudian muncul nama Rezart Taci, pengusaha asal Albania yang menyatakan siap jadi bos baru Diavolo Rosso. Tak tanggung-tanggung, miliarder dengan bidang usaha importir minyak itu kabarnya siap membayar 700 juta euro atau sekitar Rp 9,8 triliun. "Menghabiskan 700 juta euro bukan masalah. Perusahaan saya sudah biasa untuk melakukan perjanjian besar dan menyelesaikannya hingga akhir," ungkap Taci dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport seperti diberitakan Reuters. Namun pihak Fininvest, yang merupakan perusahaan induk Milan, menyangkal semua pemberitaan tersebut. Meski dituntut pengadilan untuk membayar uang ganti rugi sebesar Rp 10 T, perusahaan milik Berlusconi itu menyatakan tak akan menjual klub pengumpul tujuh titel Liga Champions tersebut. "Tak ada peluang (Fininvest) menjual AC Milan. Terkait dengan berita yang ramai diberitakan media, Fininvest, sekali lagi membantah semua klaim yang beredar terkait kemungkinan dijualnya AC Milan," demikian pernyataan yang termuat di situs resmi klub. (dtk)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill