Connect With Us

Ibu Evan Dimas Mengira Guyonan Anaknya ke Barcelona

Denny Bagus Irawan, Sumber Liputan6.com | Sabtu, 1 Agustus 2015 | 13:17

Evan Dimas (Istimewa / Tangerangnews)

 

TANGERANG- Ibu kandung Evan Dimas Darmono, Ana, mengaku tidak percaya kalau putra sulungnya akan berangkat ke Barcelona. Bahkan, dia sempat mengira kalau apa yang diucapkan mantan kapten Timnas Indonesia U-19 tersebut hanya sebuah gurauan atau guyonan.

"Ya tiba-tiba dia bilang, Bu apa boleh saya berangkat ke Barcelona? Ya saya pikir itu hanya guyonan saja," kata Ana kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7/2015).

Evan memang dikabarkan akan terbang ke Barcelona pada Agustus nanti. Ia bakal menjalani trial bersama klub Divisi II Spanyol. Diduga, pemain Persebaya Surabaya ini akan berlatih dengan Barcelona B. Namun hingga kini, Evan belum mengetahui klub apa yang akan dituju.

“Sebagai orangtua, ya mendungkung. Nggak apa-apa. Kariernya masih panjang. Lagian mumpung punya kesempatan. Kami orangtua hanya memberikan doa saja," ucap Ana.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill