Connect With Us

Fairplay! KONI Gelar Wali Kota Tangerang Selatan CUP 2015

Putri Rahmawati | Rabu, 9 September 2015 | 18:40

Wali Kota Tangsel tampak berada ditengah-tengah kegiatan yang digelar untuk menjaring altet Bola Voli. Acara yang digelar untuk pertama kalinya itu bertempat di gedung olahraga (GOR) Ciputat, Jalan Merpati Raya, Ciputat, Kota Tangsel, Rabu (9/9/2015) o (Putri Rahmawati / TangerangNews)


TANGERANG SELATAN-Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional XXXII, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel menggelar turnamen Bola Voli memperebutkan piala Wali Kota atau Wali Kota Tangsel CUP 2015.

 Acara yang digelar untuk pertama kalinya itu bertempat di gedung olahraga (GOR) Ciputat,  Jalan Merpati Raya,  Ciputat, Kota  Tangsel, Rabu (9/9). 

Tak lupa dalam pagelaran itu diikuti oleh masyarakat Tangsel itu terdiri dari beberapa kategori diantaranya delapan tim untuk ibu-ibu. Tujuh tim untuk perwakilan kecamatan, satu tim untuk guru olahraga PGRI, lima tim untuk putri dan delapan tim untuk putra.#Olahraga Tangerang

"Ya, Ibu-ibu juga ada. Turnamen ini kami selenggarakan untuk terus meningkatkan prestasi bola voli di Tangsel," jelas  Ketua panitia pelaksana Momon Suherlan.

Melihat hari hal tersebut, Momon yang juga sebagai Ketua Harian PBSI Tangsel sangat yakin jika para atlet muda di Tangsel sangat berpotensi. Karenanya, Turnamen Bola Voli untuk memperebutkan Wali Kota CUP itu sebagai pemacu motivasi untuk para atlet muda di Tangsel.

"Kami PBSI Kota Tangsel juga mencoba secara rutin untuk latihan agar kemampuan dan prestasi anak-anak Tangsel terus meningkat. Kami juga membuat pembinaan inisiatif yang mudah-mudahan ke depannya dapat dilihat oleh Pemkot Tangsel melalui Dispora dan KONI sehingga prestasi para atlet voli di Tangsel agar lebih meningkat lagi," harapnya.

Momon juga akan berusaha untuk mencetak para atlet muda yang menjadi standart atlet nasional dengan harapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan para atlet dapat tersedia dengan baik di Tangsel.

"Para atlet di Nasional itu banyak yang dari Tangsel. Dan saya sangat menyayangkan karena atlet dari Tangsel itu sudah banyak yang hijrah ke kota lain karena sarana dan prasarana yang belum memadai," ujarnya.

Momon melanjutkan, untuk tetap mempertahankan atlet di Tangsel sekiranya para stakeholders di Tangsel harus bersatu seperti Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI dan Dinas Pendidikan khususnya dalam bidang olahraga.
Sedangkan, Ketua Umum KONI Tangsel Rita Juwita mengatakan, bahwa turnamen Bola Voli tersebut adalah untuk ajang pencarian re-generasi dan ajang mengasah kemampuan para atlet di Tangsel.

"Turnamen ini juga sebagai bahan inventarisir bagi para atlet yang berpotensi dan akan menjadi perwakilan Kota Tangsel. Dan juga, melalui turnamen ini kami bisa mengetahui,apa yang harus diperbaiki , " ujarnya.#Airin Rachmi Diany

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

KAB. TANGERANG
UPTD BLK Kabupaten Tangerang Buka Pelatihan Gratis, Dimulai Oktober 2026

UPTD BLK Kabupaten Tangerang Buka Pelatihan Gratis, Dimulai Oktober 2026

Senin, 14 September 2026 | 07:00

Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang ingin meningkatkan keterampilan dan kompetensi kerja. UPTD Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang kembali membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026 secara gratis.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill