Connect With Us

Tern, Sepeda yang dapat dilipat dalam 5 detik

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 November 2015 | 13:58

Tern, sepeda lipat produksi Taiwan, yang mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 2012, memiliki keunggulan kecepatan tidak hanya saat dikendarai, tapi juga saat dilipat. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG-Tern, sepeda lipat produksi Taiwan, yang mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 2012, memiliki keunggulan kecepatan tidak hanya saat dikendarai, tapi juga saat dilipat. Pihak Tern mengklaim sepeda lipat produksinya dapat dilipat dalam waktu sekitar lima detik.
 
“Sepeda kita sangat mudah dilipat, kalau sudah biasa hanya butuh waktu lima detik. Karena itu kita pernah mendapatkan penghargaan di iF Design Award untuk jenis sepeda yang cukup cepat dilipat,” kata Product Manager Tern Indonesia Andry Yulius saat memberikan keterangan pers di outlet sepeda Rodalink, Komplek Melati Mas BSD, Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan,  Minggu (2/11).
 
Andry menjelaskan, Tern pertama berdiri di Taiwan tahun 2011. Kemudian mulai berkembang ke berbagai negara seperti Jerman, Kalifornia, Texas, Turki, China, Switzerland dan beberapa negara tetangga.
 
“Tern masuk ke Indonesia pada tahun 2012, produknya pun sudah menyebar ke 36 toko jaringan Rodalink, seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan dan Bali,” jelasnya.
 
Di Indonesia, Tern merupakan produk pertama untuk jenis sepeda lipat. Pasalnya, selain mudah dilipat, Tern memiliki tiang sadel yang bias digunakan untuk pompa ban atay disebut Seatpost Pump. “Ini inovasi pertama di dunia dan sudah memenagkan penghargaan Taiwan Exelent,” papar Andry.
 
Sepeda Tern memiliki beberapa kategori, diantaranya kategori Verge dengan model batang melengkung yang cocok digunakan untuk kecepatan. Sedangkan kategori Link, memiliki batang lurus yang digunakan untuk jarak jauh. Untuk produk yang terbaru adalah Verge X18 yang merupakan jenis sepeda balap kategori lipat dengan ban kecil dan stang dropbar.
 
“Bobot Tern cukup ringan, dari 9 Kg hingga 12 Kg. Sedangkan harga bervariasi, dari Rp4,2 juta, hingga yang paling mahal adalah Verge x18 sekitar Rp23 juta,” jelas Andry.
 
Andry mengklaim Tern sudah mengasai 40 persen pasar sepeda lipat di Indonesia. Sejak masuk ke Indonesia tahun 2012, Tern sudah menjual sekitar 1000 unit produk tipe Verge dan Link. “Kalau Verge X18 baru tahun 2015 ini masih sampel, rencana akan jual 30 unit dulu,” katanya.
 
Menurut Andry, Tangerang salah satu tempat yang penjualannya paling bagus. Dia menilai hal itu karena animo masyarakat untuk bersepeda cukup tinggi serta lokasi penjualan prodak dan sparepart yang mudah dijangkau. “Tern ada di dua lokasi di Tangerang, yakni di BSD dan Jalan Imam Bonjol Karawaci,” paparnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dinikmati Bersama Keluarga di Sea World Ancol

5 Kegiatan Menarik yang Bisa Dinikmati Bersama Keluarga di Sea World Ancol

Rabu, 11 Februari 2026 | 16:49

Sea World Ancol adalah tempat yang tepat untuk liburan keluarga yang penuh dengan edukasi dan hiburan. Di sini, Anda bisa mengajak keluarga untuk mengenal lebih jauh tentang kehidupan laut sambil menikmati berbagai aktivitas seru.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill