Connect With Us

Menpora Ingin Marquez dan Pedrosa Balapan di Tanah Air

EYD | Sabtu, 13 Februari 2016 | 08:11

Marc Marquez dan Dani Pedrosa (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Marc Marquez dan Dani Pedrosa mendatangi Indonesia untuk sebuah acara komersil akhir pekan ini. Diharapkan duo Repsol Honda itu bisa kembali lagi ke Tanah Air untuk balapan MotoGP tahun depan.

Marquez dan Pedrosa kembali mengunjungi Indonesia, tepatnya Jakarta, akhir pekan ini dalam rangka peluncuran motor Honda CBR terbaru keluaran Astra Honda Motor Indonesia. Sejumlah acara termasuk meet and greet dengan fans akan digelar di sirkuit Sentul, Minggu (14/2/2016).

Kedatangan kedua pembalap Spanyol itu bersamaan dengan ramainya pemberitaan soal niatan Indonesia jadi tuan rumah MotoGP 2017.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi hanya bisa berharap keduanya dapat kembali lagi ke Indonesia, bukan untuk acara komersil semata melainkan untuk menjalani seri balapan MotoGP tahun depan.

"Saya tadi sampaikan bahwa setelah ini Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP. Tolonglah datang kembali dan berpartisipasilah dengan baik. Tolong motivasi juga pembalap Indonesia untuk menjadi seperti kalian," ujar Imam di kawasan Kuningan, Sabtu (13/2/2016).

"Mereka (Dani dan Marquez) sangat senang sekali, dan mereka tahu datang ke Indonesia bukan tanpa alasan, tapi Indonesia memang layak untuk menjadi tempat dilaksanakannya MotoGP maupun event yang seperti mereka lakukan hari ini," sambung Imam.

Status MotoGP digelar di Indonesia sampai hari ini masih menunggu kesiapan Indonesia untuk menyelesaikan masalah administrasi seperti masterplan dan kontrak. Dorna Sport memberikan tenggat waktu tambahan hingga Juni mendatang. Jika sampai batas yang ditetapkan tidak ada laporan, maka MotoGP tidak akan digelar Indonesia tahun depan.

"Ya, intinya ini semangat kita untuk menggugah pihak swasta untuk terlibat. Dorna sendiri sudah memberikan kita toleransi, tinggal kitanya memastikan apakah memakai yang lama atau baru. Tetapi, dengan banyaknya wacana sirkuit yang akan dibangun tentu akan banyak promotor balap juga yang akan datang," pungkasnya.

 

 

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill