Connect With Us

Ronaldo: Spanyol dan Inggris tak Jauh Berbeda!

| Senin, 9 November 2009 | 23:45

Cristiano Ronaldo (kompas / AFP/Attila Kisbenedek)

TANGERANGNEWS-Bintang Real Madrid, Christiano Ronaldo, yakin bahwa ia bisa menyesuaikan hidupnya di "El Real" karena gaya permainan sepak bola Spanyol tidak jauh berbeda dengan gaya permainan sepak bola di Inggris.

"Sepak bola sangat mirip di mana-mana. Hanya kini ada sedikit perbedaan pada gaya permainan di setiap negara," ungkapnya kepada situs resmi klub yang dikutip melalui kompas.com.

Meskipun kini ia sedang mengalami cedera dan tak mampu bermain di beberapa pertandingan bersama "El Real", pemain termahal dunia ini mengakui bahwa beberapa pertandingan yang sudah ia jalani cukup memastikan dirinya bahwa dirinya merasa nyaman bermain di Primera Divison.

"Aku merasa sangat nyaman di Real Madrid, meskipun aku sadar telah melewatkan beberapa pertandingan. Bermain di sebuah stadion baru dengan penonton baru dan bertemu berbagai tim dan pemain berbeda memotivasiku," lanjut pemain Portugal ini.

"Aku suka belajar, jadi hal ini sangat memberi stimulus, namun hal tersebut tak berarti tidak kurasakan di mantan timku (Manchester United)," pungkasnya. (*)
OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill