Connect With Us

Mourinho Kangen Inggris

| Sabtu, 14 November 2009 | 21:28

Jose Mourinho (internet / internet/dens)

TANGERANGNEWS-Setelah dua tahun meninggalkan Inggris, mantan pelatih Chelsea Jose Mourinho merasa kangen. Ia ingin kembali ke negara tersebut dan membangun sebuah klub dengan pondasi kuat.

Mourinho yang kini melatih Inter Milan pernah menjadi pelatih paling sukses di Chelsea. Ia menjadi satu-satunya orang yang dapat mengantar "The Blues" juara Premier League. Tidak hanya sekali, tapi dua kali pada musim 2004/05 dan 2005/06. Selama tiga musim menangani John Terry cs, "The Pensioners" merajai Community Shield 2005, Piala FA 2007, Piala Carling 2005 dan 2007.

Semua kenangan indah itu berawal dari kedatangannya ke London barat pada Juni 2004. Ia membawa keluarganya ke sebuah rumah di Chelsea. Mereka pun langsung kerasan di ibu kota Inggris tersebut dan Mourinho merasa kondisi tersebut "membuat sesuatu lebih dalam". Karena itu, ia yakin bahwa Inggris adalah tempat yang pas untuk dirinya.

Di luar sikap dan omongannya yang sering menyinggung rival maupun pemainnya sendiri, Mourinho berharap dapat kembali ke Inggris dan membangun sebuah klub sesuai caranya sendiri. Tidak dijelaskan secara pasti, klub mana yang akan ia pilih jika suatu saat harus kembali ke Premier League. Namanya pernah dikait-kaitkan sebagai calon pengganti pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, tapi Mourinho tak mau muluk-muluk menyamai rekor Ferguson di MU.

"Jelas tidak realistis jika berharap dapat bertahan di sebuah klub selama Sir Alex, tapi saya siap menjalani fase berikutnya dalam karier saya. Saya ingin bekerja dengan perspektif berbeda," kata Mourinho kepada The Times.

"Di Porto, tujuan saya adalah menang agar layak melatih di luar negeri. Di Chelsea, ambisi saya adalah menciptakan sejarah kecil (di klub yang tak pernah memenangi liga selama setengah abad). Namun, saya selalu tahu Chelsea kurang memiliki budaya stabilitas di Inggris," ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Mourinho memang masih mencintai Chelsea. Namun, untuk kembali ke Stamford Bridge, rasanya tidak mungkin. Ia tahu bahwa pemilik "The Blues", Roman Abramovich, memiliki pandangan berbeda dalam membangun sebuah klub dan itu tidak sesuai dengan cita-citanya.

"Saya memahami kepribadian Roman dan budaya orang-orang di sekitarnya dan saya tahu itu bukan pekerjaan untuk sepuluh tahun. Peran saya adalah memberi orang ini sesuatu yang ia inginkan: kemenangan. Cepat atau lambat, waktu saya akan berakhir karena terlalu banyak hal terjadi di sekitar saya," ungkapnya.

Secara samar-samar, Mourinho menyatakan bahwa ia memang ingin melatih klub selama mungkin. Itu bisa dilakukan dengan cara membentuk klub tersebut mulai dari bibit-bibit pemain muda. Hal tersebut sedang ia lakukan di Inter, tapi Italia kurang cocok untuk metode seperti itu.

"Di Italia, saya datang ke tempat sumbernya taktik bola, negara catenaccio dan sepak bola defensif. Tujuannya untuk menang tidak hanya juara di tiga liga berbeda tapi di sebuah tempat di mana mereka bilang pelatih asing kurang sukses," ujar pelatih berjuluk "The Special One" itu.

"Saya cinta Inter dan ingin membangun masa depan di sini. Faktanya, saya melakukannya sekarang karena saya bukan pelatih egois dan saya memikirkan masa depan pengembangan pemain muda tapi Italia bukan negara untuk hal ini. Inggris negara untuk itu dan sepak bola saya adalah sepak bola Inggris," tegasnya.

Sampai saat ini belum ada klub Inggris yang terang-terangan ingin merekrut pelatih 46 tahun itu. Manchester City pernah disebut-sebut bakal menggaetnya, tapi sampai kini mereka masih setia mempertahankan Mark Hughes.(kompas)
BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill