Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta
Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TANGERANGNEWS.com-Kesebalasan Pondok Pesantren (Ponpes) Arroisyiah, Pamulang yang mewakili Banten di perhelatan seri Nasional Liga Santri Nusantara 2017 di Bandung, 22 sampai 29 Oktober 2017 berhasil melaju ke 16 besar.
Dalam turnamen tahunan yang diprakarsai Kementerian Pemuda dan Olahraga serta RMI Nahdatul Ulama (NU) itu, skuad muda dari tanah jawara tersebut berhasil melenggang setelah menaklukkan kesebalasan Ponpes Nurul Iman, Muaro Jambi dengan skor 3-0 di Stadion Pusdikif Bandung, Rabu (25/10/2017).
Koordinator Liga Santri Banten, Ahmad Fauzi menyampaikan keberhasilan tim Arroisyiah ini tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi para santri dan masyarakat Banten. "Semoga di babak 16 besar kita bisa lolos dan bisa menjadi juara LSN 2017," ujarnya.
Menurut Fauzi, dengan lolosnya Arroisyiah di Seri Nasional ini juga mampu memotivasi para santri dan pesantren untuk melakukan pembinaan sepak bola.
"Ini menjadi spirit bagi kita untuk meningkatkan prestasi sepak bola dikalangan santri, apalagi LSN Banten telah terbukti melahirkan pemain Nasional dari kalangan santri yakni Rafli Mursalim," tambahnya.
Sementara Manager kesebelasan Arroisiyiah, M Hafidz mengatakan, timnya masuk 16 besar setelah menjadi Juara Grup F dengan mengalahkan tim Ponpes Al Huda Lampung dengan skor 2-1, bertanding dengan hasil imbang saat bertemu Ponpes Birul Walidain, Nusa Tenggara Barat dengan skor 1-1, dan menang telak dengan skor 3-0 saat bertanding melawan kesebelasan Ponpes Nurul Iman, juaro Jambi 3:0.
"Kami berhasil mengumpulkan 7 poin dan melaju ke 16 besar," ungkapnya.
Hafidz berharap tim asuhannya bisa terus mengukir kemenangan dalam pertandingan selanjutnya, sehingga ia mengharapkan dukungan dari segenap masyarakat Banten.
"Kami mohon dukungan doa agar bisa meraih juara diliga bergensi antar pondok pesantren di Indonesia ini," tukasnya.(DBI/HRU)
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.
TODAY TAGPusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat sistem pendampingan hukum dan psikologis untuk korban kekerasan seksual.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews