Connect With Us

Disaksikan Bupati Zaki, Ponpes Arrasyadiyyah Juarai LSN Banten

Mohamad Romli | Jumat, 21 September 2018 | 21:47

| Dibaca : 2903

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membuka Laga final Kompetisi Liga Santri Nasional (LSN) Region Banten tahun 2018 di Stadion Mini Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/9/2018). (TangerangNews.com/2018 / Mohamad Romli)

 

TANGERANGNEWS.com-Laga final Kompetisi Liga Santri Nasional (LSN) Region Banten tahun 2018 berakhir dengan kemenangan Pondok Pesantren (Ponpes) Arrasyadiyyah. Skuad  muda asal Kota Serang itu menaklukkan kesebelasan Arraisiyah, Tangsel dengan skor 1 - 0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Mini Solear, Kabupaten Tangerang, Jumat (29/9/2018) sore.

Pertandingan yang disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar itu berlangsung sengit. Kedua tim berusaha membobol gawang lawan sejak peluit wasit berbunyi di menit pertama.

Kedua tim bermain dengan tempo tinggi, beberapa kali memiliki tim Arraisiyah berpeluang untuk membobol gawang juara LSN Region I, Ponpes Arrasyadiyyah, namun upaya itu gagal. Justru sebuah tendangan bebas dari kaki kanan Ajat Sudrajat, kapten kesebelasan Arrasyadiyyah membobol jala, setelah bola meleset diantara dua kaki penjaga gawang skuad Arraisiyah. Skor 1 - 0 tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.

zaki

Bupati Zaki yang juga penggemar sepakbola itu pun tampak serius menyaksikan kedua tim bertanding. Bahkan, ini adalah kesempatan pertama ia melaksanakan tugasnya sebagai Bupati setelah dilantik pagi hari.

Dalam sambutannya saat kedua tim beristirahat di babak pertama, Zaki mengatakan ia menyakini bahwa dari pondok pesantren akan muncul atlet-atlet muda sepakbola masa depan jika kompetisi seperti LSN ini terus digalakkan. Ia berharap kepada tim yang akan mewakili Banten di kancah nasional, dapat meningkatkan capain prestasi tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya juara tiga, tahun ini harus juara satu," tegasnya penuh semangat.

Masih kata Zaki, LSN ajang yang strategis, sehingga ke depan, ia berharap terus terjadi peningkatan penyelenggaraan, baik dari sisi jumlah peserta, maupun dukungan para pihak.

"Saya yakin, santri mempunyai bakat-bakat di bidang olahraga, potensi ini harus terus digali dan dikembangkan. LSN salah satu sarananya," tambahnya.

Usai mendapatkan suntikan semangat dari Zaki, peluit wasit kembali berbunyi untuk laga di babak kedua. Kedua tim tampak semakin menunjukkan kemampuannya, terlebih skuad Arraisiyah yang harus mengejar ketertinggalan akibat kebobolan satu poin di babak pertama. Namun, hingga babak kedua tuntas, kedudukan tidak berubah tetap 1 - 0 untuk kemenangan tim Arrasyadiyyah.

Dengan meraih satu gol, kesebalasan Arrasyadiyyah yang lokasi Ponpesnya terletak di Pondok Jalan Raya Banten lama Km 4, Pamindangan, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang itu akan mewakili Banten untuk berlaga di level nasional.

Kepada awak media, M. Rahmat, pelatih kesebelasan yang baru dua kali ikut meramaikan kompetisi antar pondok pesantren itu mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya. Dikatakannya, timnya telah bermain dengan baik sesuai dengan arahan pelatih.

"Ini buah kerja keras semuanya, baik pemain, pelatih, manajer juga pihak pimpinan pondok pesantren Arrasyadiyyah. Termasuk dukungan doa dari guru dan santri," ungkapnya.

lsn

Dengan hasil pertandingan tersebut, ia pun mengatakan akan mempersiapkan anak asuhnya untuk bertanding lebih baik di laga final tingkat nasional yang akan digelar akhir  September hingga awal Oktober 2018 di Solo.

"Tentu persiapan yang kami lakukan mempersiapkan strategi, fisik dan mental anak-anak, sebab ini levelnya sudah nasional," imbuhnya.

Ditambahkan Manajer tim Arrasyadiyyah Fathi Robi, keberhasilan timnya tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyebut sangat berterima kasih kepada Pemkot Serang, wakil rakyat di DPRD setempat serta para pihak lain yang telah memberikan dukungan kepada timnya.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting, sebab ia menyakini pondok pesantren memiliki talenta unggul yakni bibit-bibit pemain muda sepak bola yang jika terus dibina dan dikembangkan, akan menjadi aset masa depan sepakbola di tanah air.

"Kami juga mengharapkan doa serta dukungan lagi dari para pihak, terutama Pemkot Serang, Pemprov Banten dan sahabat lainnya, karena berlaga di Solo berarti membawa nama baik Banten," ujarnya.

Sementara, Khoirun Huda, Koordinator LSN Region Banten mengaku optimis skuad yang akan mewakili Banten itu akan meraih prestasi gemilang, karena menurutnya, dari kualitas pemain sudah cukup baik.

"Dari pengamatan kami dari beberapa pertandingan, kemampuan bermain tim Arrasyadiyyah bisa diandalkan untuk meraih prestasi maksimal di level nasional," katanya.

Menurutnya, saat ini yang perlu diperhatikan adalah kesiapan wakil Banten itu untuk berlaga di Solo, kata dia, segala sesuatunya perlu dipersiapkan dengan baik.

"Tentu kami akan berusaha maksimal agar meraih prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentunya dengan dukungan banyak pihak di Banten," tukasnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Selasa, 5 Mei 2020 | 11:06

TANGERANGNEWS.com-Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) pagi ini.

TANGSEL
Protes Cisadane Tercemar, Aktivis Lingkungan Kubur Diri di TPA Cipeucang

Protes Cisadane Tercemar, Aktivis Lingkungan Kubur Diri di TPA Cipeucang

Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:13

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Jeletreng memprotes tercemarnya sungai

OPINI
Pemilukada Tahun 2010

Pemilukada Tahun 2010

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:53

Oleh : Zulpikar, Komisioner bawaslu Kabupaten Tangerang

PROPERTI
Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Milenial jangan Piknik saat Pandemik, Lebih Baik Invest Properti yang Turun Harga

Kamis, 14 Mei 2020 | 22:03

TANGERANGNEWS.com- Properti masih menjadi sektor yang akan tumbuh di masa pandemi saat ini.

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein