Connect With Us

Mourinho : Rasanya Melebihi Juara

| Kamis, 29 April 2010 | 10:24

Jose Mourinho (internet / internet/dens)


TANGERANGNEWS- Tidak ada yang lebih menggembirakan bagi Pelatih Inter Milan Jose Mourinho selain kesuksesan timnya menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Kesuksesan itu melebihi kebanggaan yang pernah diraihnya ketika juara turnamen itu tahun 2004.

Inter secara dramatis menggusur sang juara bertahan meski kalah 0-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Camp Nou, Rabu (28/4/2010). Hasil itu tak memengaruhi jalan Inter ke final karena mereka menang agregat 3-2.

Setelah wasit meniup peluit tanda laga berakhir, ofisial Inter, termasuk Mourinho, merangsek ke lapangan untuk merayakan keberhasilan tersebut. Mourinho sempat bersitegang dengan kiper Barca, Victor Valdes, setelah ia mengacungkan tangannya ke arah suporter Inter.

"Ini kebahagiaan luar biasa. Saya pernah menjuarai Liga Champions (bersama Porto pada 2004), tetapi saya harus bilang bahwa hari ini lebih baik daripada memenangi Liga Champions," kata Mourinho kepada Rai TV.

Dengan kemenangan ini, Inter berhak lolos ke final pertama sejak 38 tahun silam. Final terakhir Inter di Eropa terjadi tahun 1972, yakni ketika mereka kalah 0-2 dari Ajax Amsterdam.(kmps/dira)
 

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill