Connect With Us

Mourinho : Rasanya Melebihi Juara

| Kamis, 29 April 2010 | 10:24

| Dibaca : 1644

Jose Mourinho (internet / internet/dens)


TANGERANGNEWS- Tidak ada yang lebih menggembirakan bagi Pelatih Inter Milan Jose Mourinho selain kesuksesan timnya menyingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Kesuksesan itu melebihi kebanggaan yang pernah diraihnya ketika juara turnamen itu tahun 2004.

Inter secara dramatis menggusur sang juara bertahan meski kalah 0-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Camp Nou, Rabu (28/4/2010). Hasil itu tak memengaruhi jalan Inter ke final karena mereka menang agregat 3-2.

Setelah wasit meniup peluit tanda laga berakhir, ofisial Inter, termasuk Mourinho, merangsek ke lapangan untuk merayakan keberhasilan tersebut. Mourinho sempat bersitegang dengan kiper Barca, Victor Valdes, setelah ia mengacungkan tangannya ke arah suporter Inter.

"Ini kebahagiaan luar biasa. Saya pernah menjuarai Liga Champions (bersama Porto pada 2004), tetapi saya harus bilang bahwa hari ini lebih baik daripada memenangi Liga Champions," kata Mourinho kepada Rai TV.

Dengan kemenangan ini, Inter berhak lolos ke final pertama sejak 38 tahun silam. Final terakhir Inter di Eropa terjadi tahun 1972, yakni ketika mereka kalah 0-2 dari Ajax Amsterdam.(kmps/dira)
 

OPINI
Renungan Tentang Kematian

Renungan Tentang Kematian

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:57

Orang-orang yang telah berusaha taat kepada Allah SWT, perlahan-lahan mendapatkan pengetahuan hikmah dari setiap tindakan yang dilakukan. Pengetahuan yang begitu saja menyesap

BANDARA
Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Penumpang COVID-19 Lolos di Bandara Soetta, Ini Kata KKP

Jumat, 3 Juli 2020 | 11:11

TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta (Soetta) semakin memperketat pengawasan pemeriksaan dokumen kesehatan calon penumpang

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi