Connect With Us

Talenta Atlet Sepak Bola Junior Lahir dari Liga 1 ASKAB

Maya Sahurina | Minggu, 28 April 2019 | 20:00

Suasana kompetisi ASKAB Junior League atau Liga 1 U-12 tahun 2019 Kabupaten yang digelar di Stadion Mini Solear, Minggu (28/4/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Perhelatan ASKAB Junior League atau Liga 1 U-12 tahun 2019 Kabupaten Tangerang selesai digelar dengan mengukuhkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Fifa Farmel sebagai juara pertama, Minggu (28/4/2019).

Liga yang digelar sejak Januari 2019 tersebut juga menghantarkan SSB BTFS sebagai juara 2, SSB Tunas Cisauk sebagai juara 3, dan SSB Putra Tangerang sebagai juara harapan.

Selain itu, ajang pencarian talenta pesepakbola junior tersebut mengukuhkan Khafi dari SSB Fifa Farmel sebagai pemain terbaik dan Angga dari klub yang sama sebagai pencetak gol terbanyak.

"Melalui even ini telah lahir cikal bakal generasi penerus sepak bola di Tangerang dari 20 SSB yang berlaga," ungkap Eka Wibayu, Ketua ASKAB PSSI Kab Tangerang saat menutup kegiatan yang digelar di Stadion Mini Solear.

Selanjutnya, kata dia, liga serupa akan digelar untuk usia 14 dan 16 tahun. 

"Sehabis lebaran akan digelar lagi liga usia 14 dan 16 tahun," tambahnya.

Sementara Ifat fathunur, Ketua Asosiasi Sekolah Sepakbola Kabupaten Tangerang (ASSKAT) mengatakan, di Kabupaten Tangerang terdapat 75 SSB yang sudah terdaftar di ASKAB. Namun, dari jumlah tersebut hanya 20 SBB yang lolos untuk unjuk kemampuan di Liga 1, sisanya berkiprah di Liga 2.

"Seleksi ini kami mulai saat seluruh SSB bertanding di Panongan pada Festival SSB pada Desember 2018 lalu. Dan akhirnya keluar 20 besar Kemudian masuk liga 1," terangnya.

Ia juga menambahkan, dari hasil liga tersebut, pihaknya telah mengantongi nama-nama calon atlet sepak bola junior yang akan menjadi aset untuk 5 tahun ke depan.

"Kami ada tim talentscoting yang sudah melihat ada beberapa pemain yang berbakat. Insyaallah ada pembinaan khusus," tukasnya.(MRi/RGI)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill