Connect With Us

9 Atlet Petanque Kabupaten Tangerang Siap Berlaga di Pra PON

Maya Sahurina | Selasa, 18 Juni 2019 | 19:45

| Dibaca : 906

Pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak sembilan atlet Petanque atau diucapkan "petank" akan berlaga di Pra PON pada Agustus 2019 ini. Mereka terpilih ikut memperkuat tim Banten setelah berhasil lolos seleksi.

Sembilan atlet tersebut adalah Agung, Indra, Haris, Kijun, Faisal, Aurel, Desti, Noor dan Silvi. Mereka akan memperkuat tim Banten yang berjumlah 14 atlet.

Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Tangerang, Enjang Wahyu, mengatakan, persiapan atlet untuk berlaga di even dalam rangka memperebutkan tiket menuju PON 2020 di Papua itu terus dilakukan.

"Sembilan atlet Petanque Kabupaten Tangerang yang terpilih tersebut terus giat berlatih, baik secara mandiri maupun secara tim," ungkapnya kepada TangerangNews, Selasa (18/6/2019).

Selain itu, berbekal sejumlah prestasi yang pernah diraih, dirinya pun merasa optimis bahwa atletnya yang akan berlaga dinomor single tim, double tim, triple tim, dan mix tim ini, akan meraih prestasi maksimal.

Ia mencontohkan, pada Porprov V Banten, atlet Petanque Kabupaten Tangerang berhasil menyumbangkan 3 emas, 4 perak dan 7 perunggu, sehingga meraih posisi juara pada cabang olahraga itu.

"Meskipun, saat Porprov V Banten, Cabor Petanque masih bersifat  ekshibisi, artinya perolehan medali tidak dihitung untuk perolehan medali kontingen Kabupaten/Kota," jelasnya.

Untuk pembinaan atlet, Enjang menyebut ada sekitar 100 atlet olahraga yang berasal dari Perancis itu. Prestasi lainnya juga telah diperoleh sejak resmi berdiri di Kabupaten Tangerang 2016 lalu.

"Prestasi yang telah kami raih diantaranya Juara Umum Kejurda I Banten tahun 2017 serta Kejurda II tahun 2018. Juara Umum Ekshibisi Porprov V Banten dan Juara I Kejurnas 2018 di Unesa Surabaya untuk nomor  double men ," paparnya.

Ia menambahkan, pada PON 2020 di Papua, Petanque telah resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Petanque pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada ajang SEA Games tahun 2011 di Palembang. 

"Dengan persiapan yang matang, kami optimis bisa lolos menuju PON 2020 di Papua. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Tangerang dan Banten," tutupnya.

Untuk diketahui, Petanque adalah suatu bentuk permainan olahraga yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonet . Kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

Ada jarak yang ditetapkan, yaitu jarak lemparan dari bola kayu dengan pelempar, antar enam sampai sepuluh meter.

Dalam Petanque, terdapat single tim, double tim, triple tim, dan mix tim , dan jenis permainan ini adalah batle tim.

Olahraga Petanque sendiri berasal dari Perancis. Di Perancis, olahraga ini sudah ada sejak sekitar tahun 1907-an. Hampir sebagian masyarakat Perancis memainkan olahraga tersebut.

Selain di Perancis, berbagai negara bekas jajahan Perancis juga banyak yang memainkan permainan olahraga tersebut.(RMI/HRU)

BANTEN
Soal RKUD Bank Banten, Fraksi PDIP Usulkan Hak Interpelasi

Soal RKUD Bank Banten, Fraksi PDIP Usulkan Hak Interpelasi

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Keputusan Gubenur Banten memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank Banten ke Bank Jabar Banten (BJB) berlanjut ke babak baru. Fraksi PDIP DPRD Provinsi Banten secara resmi mengajukan hak interpelasi

BISNIS
Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Es Teler 77 hadirkan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook & Catering

Kamis, 16 April 2020 | 12:55

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi COVID-19, Es Teler 77 hadir dengan solusi makanan Frozen Food, Ready To Eat, Ready To Cook dan Catering

TOKOH
Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Didi Kempot Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun

Selasa, 5 Mei 2020 | 11:06

TANGERANGNEWS.com-Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) pagi ini.

KAB. TANGERANG
Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Saling Tindih di Angkot

Pasangan Bukan Suami Istri Kepergok Saling Tindih di Angkot

Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:31

TANGERANGNEWS.com-SHK dan TGK, pasangan dua sejoli digelandang petugas Satpol PP Kecamatan Sukadiri. Keduanya dipergoki petugas Satpol PP

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein