Connect With Us

Pendekar Cisadane Tahan Imbang Bali United

Mohamad Romli | Minggu, 1 Maret 2020 | 23:37

Persita Tangerang mampu menahan juara bertahan Liga 1 Indonesia, Bali United dengan skor 0-0 dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianjar, Bali, Minggu (1/3/2020) malam. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Anak-anak asuhan Widodo C Putro membuktikan bahwa Persita memang layak naik kasta ke Liga 1. Dalam pertandingan perdana melawan Bali United, Kito Chandra dan kawan-kawan mampu menahan imbang juara bertahan dengan skor 0-0, Minggu (1/3/2020).

Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianjar itu dimulai pukul 21.40 WITA.

Persita yang berkostum putih-putih, sempat membuat gempar pengunjung stadion, karena di menit ketiga, gawang Bali United bobol. Namun, goal itu dianulir wasit karena offside.

Kedua tim kemudian berusaha saling menekan, lapangan yang basah karena sempat turun hujan pada sore hari, membuat Bali United kewalahan saat akan mengeksekusi bola ke arah gawang yang dijaga ketat Anas Fitranto.

Tensi permainan terus meningkat, meski bola sebagian besar dikuasai Bali United, namun upaya untuk membobol gawang Persita selalu kandas.

Bahkan, di menit ke-33, Ricky Fajrin, pemain Bali United dengan nomor punggung 24 dihadiahi kartu kuning oleh wasit Asep Yandis dari Jawa Barat, karena mengganjal keras Samsul Arif, Skuad Persita nomor punggung 9.

Satu kesempatan membobol gawang Bali United terjadi di menit ke-35, sebuah tendangan keras Daniel Mateo Bustos mengarah ke gawang Bali United yang digawangi Wawan Hendrawan. Namun, upaya memetik skor itu hanya berbuah tendangan pojok.

Hingga turun minum di babak pertama, kedua tim tak mampu menembus gawang lawan meski telah diberikan perpanjangan waktu tiga menit.

Persita Tangerang mampu menahan juara bertahan Liga 1 Indonesia, Bali United dengan skor 0-0 dalam pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianjar, Bali, Minggu (1/3/2020) malam.

Memasuki babak kedua, Bali United kembali lebih dominan menguasai bola. Gawang Persita berkali-kali dalam keadaan berbahaya.

Seperti yang terjadi di menit ke-53, sempat terjadi kemelut di depan gawang Persita saat bola dari sebuah tendangan Bali United gagal ditangkap Annas Fitranto. Namun, gawang Persita berhasil diselamatkan, dan hanya kembali berbuah tendangan pojok.

Posisi Bali United lebih diuntungkan di babak kedua, karena kondisi di depan gawang Persita relatif lebih kering, tidak ada genangan air. Sehingga, berkali-kali upaya menekan lini pertahanan belakang Persita terus dilakukan, namun upaya itu tidak membuahkan hasil, meski beberapa tendangan keras dan sundulan hampir membuat Persita kebobolan.

Bertubi-tubi, Bali United menekan lini pertahanan Persita, sehingga peluang gol terjadi di menit ke-55, 57 dan 58.

Persita yang kalah dalam penguasaan bola berusaha bermain cepat saat menggiring bola ke arah gawang Bali United. 

Pola bermain cepat dan cenderung keras, membuat beberapa pemain sempat terkapar di rumput hijau, dan membuat Kepala Pelatih Widodo C Putro melakukan pergantian pemain.

Hingga peluit wasit berbunyi panjang di akhir babak kedua, skor tidak berubah, tetap 0-0.

Keberhasilan Persita menahan imbang Bali United membuat Pendekar Cisadane mengantongi 1 poin dari laga perdana Shofie Liga 1 2020 tersebut.

Menanggapi skor imbang yang diraih anak didiknya, Pelatih Kepala Persita Tangerang, Widodo C. Putro mengaku sangat bangga. Bangga dengan perjuangan para Pendekar di lapangan,  terutama untuk kedisiplinan yang tinggi saat menjaga dan mempertahankan posisi mereka masing-masing.

“Ya pertandingan tadi memang pertandingan pertama kami. Biasa lah, pertandingan pertama  kurang mulus, kurang lancar.

Terlihat dari beberapa kali pemain kami sering hilang bola.

Tapi saya apresiasi sekali. Pemain kami sudah bekerja dengan keras. Mereka disiplin posisi. Saat  attack to defend dan defend to attack, mereka disiplin.

Dan terima kasih untuk Bali karena kami  bisa membawa poin satu ke Tangerang,” ujar Widodo usai pertandingan. (RMI/RAC)

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

TANGSEL
2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 14:00

Dua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill