Connect With Us

Suporter Persikota Dukung Rehabilitasi Stadion Benteng di Tengah Pandemi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 25 Agustus 2020 | 12:51

| Dibaca : 668

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama sejumlah pejabat Pemkot Tangerang meninjau progres rehabilitasi Stadion Benteng. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Benteng Mania, kelompok suporter sepakbola Persikota Tangerang mendukung rehabilitasi stadion Benteng Tangerang untuk menjadi pusat olahraga masyarakat.

Ketua umum Benteng Mania Bastari mengatakan rehabilitasi Stadion Benteng Tangerang yang dilakukan pemerintah daerah setempat sudah sesuai dasar hukum UU No 3/2005, tentang sistem keolahragaan nasional dan PP No 16/2007 tentang penyelenggaraan keolahragaan.

"Tidak bertentangan dengan Permenpora No 0057A tahun 2013, tentang pedoman permohonan dan pemberian rekomendasi peniadaan, serta pengalihfungsian prasarana olahraga aset pemerintah daerah," ujarnya, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, seluruh elemen suporter Persikota menyadari arti pentingnya rehabilitasi Stadion Benteng.

Diantaranya sebagai rangkaian persiapan tuan rumah Liga 3 2020, Porprov Banten 2021, dan kandang Persikota sebagai tim kebanggaan Kota Tangerang.

"Mengingat bahwa saat ini Stadion Benteng sudah merupakan aset milik Pemkot, seluruh elemen suporter Persikota mendukung penuh itikad baik dari bapak wali kota," jelas Bastari, Selasa (25/8/2020).

Pemkot Tangerang dan seluruh SKPD, menurutnya tengah bahu membahu dalam percepatan rehabilitasi Stadion di tengah keterbatasan APBD saat pandemi COVID-19.

Elemen suporter pun yakin dan percaya bahwa Pemkot Tangerang sudah memiliki pertimbangan dan sangat concern pada semua aktifitas, termasuk penanganan COVID-19 di Kota Tangerang.

"Kami mendoakan semoga semua warga kota tangerang terhindar dari wabah COVID-19 ini," tuturnya.

Pembina Suporter Persikota Romano Evan menuturkan upaya yang dilakukan Pemkot Tangerang dengan melakukan renovasi stadion adalah hal yang perlu didukung karena memiliki manfaat banyak.

Stadion Benteng Tangerang nantinya tak hanya digunakan untuk olahraga sepakbola saja, tetapi juga masyarakat yang memiliki kegemaran di bidang olahraga seperti lari maupun lainnya.

Oleh karena itu, para suporter sangat mendukung dan akan mengawal proses renovasi stadion tersebut hingga selesai.

"Apalagi suporter sudah menunggu sejak lama hingga akhirnya Stadion Benteng menjadi aset Pemkot Tangerang," ujar Romano.

Perlu diketahui, Pemkot Tangerang saat ini sedang melakukan rehabilitas stadion Benteng Tangerang pasca sah menjadi aset dari sebelumnya milik Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Pemkot pun membentuk tim dalam percepatan rehabilitasi dengan melibatkan sejumlah OPD terkait. Tak hanya area rumput yang ditata tetapi juga bangku penonton dan fasilitas lainnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Ratu Ati-Sokhidin Dapat Nomor Urut 2: Sukses yang Berulang

Ratu Ati-Sokhidin Dapat Nomor Urut 2: Sukses yang Berulang

Kamis, 24 September 2020 | 18:27

TANGERANGNEWS.com-Cilegon - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menetapkan pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati-Sokhidin mendapat nomor urut 2 pada Pilkada

TEKNO
Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Menristek Sebut Jambu Biji Tingkatkan Imunitas Hadapi COVID-19

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:40

TANGERANGNEWS.com-Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof Bambang PS Brodjonegoro, melalui

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

MANCANEGARA
Misteri Kematian Elisa Lam, Tewas di Tangki Air Hotel Setelah Ketakutan

Misteri Kematian Elisa Lam, Tewas di Tangki Air Hotel Setelah Ketakutan

Selasa, 22 September 2020 | 15:59

TANGERANGNEWS.com-Kematian Elisa Lam, siswa Kanada berusia 21 tahun, hingga kini masih menjadi misteri. Sejak 7 tahun berlalu, pada 19 Februari 2013, kasus itu memberi tanda tanya besar bagaimana jasadnya

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute