Connect With Us

Tak Berhasil Raih Poin Penuh Lawan Persiraja, Persita Akan Evaluasi Pemain

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 22:15

Persita Tangerang saat menghadapi Persiraja Banda Aceh di laga perdana Series 2 BRI Liga 1 2021/2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Di laga perdana Series 2 BRI Liga 1 2021/2022, skuad Persita Tangerang memastikan mengamankan satu poin sebagai tim tuan rumah. Persita bermain imbang melawan tim tamu Persiraja di laga yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Satu poin diraih walaupun Persita tidak menurunkan banyak Pendekar andalannya. Edo Febriansah, Irsyad Maulana dan Ahmad Nur Hardianto harus absen karena akumulasi kartu. Sementara Harrison Cardoso, Pendekar asing asal Brasil juga masih dalam proses pemulihan dari cedera.

Ditambah lagi, Adittia Gigis Hermawan dan Rifky Dwi Septiawan pun harus absen karena sedang menjalani proses seleksi calon TNI.

Meskipun begitu, Persita berusaha menunjukkan performa terbaiknya meski mengakhiri pertandingan 2x45 menit, dengan skor imbang 1-1. Bukan hasil yang diinginkan, tapi Persita harus puas dengan satu poin kali ini. Satu-satunya gol Persita dicetak oleh Alex Goncalves.

Berstatus sebagai tuan rumah dan melawan tim yang saat ini berada di papan bawah klasemen, namun tidak meraih poin penuh tentu menjadi pukulan bagi tim Persita.

Tapi Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro berjanji akan melakukan evaluasi secara keseluruhan.

“Memang kita sebagai tuan rumah atau home, seyogyanya kita bisa memenangkan pertandingan. Tapi inilah sepak bola, di mana kita sudah berusaha tapi hasil tidak berpihak kemenangan pada kita. Tapi apapun itu karena kompetisi masih panjang, kita terus harus mengevaluasi nanti dari tim pelatih, juga terutama pemain sendiri. Apa sih kekurangannya, apa sih yang harus kita lakukan,” ujar Widodo usai pertandingan melalui siaran persnya.

	Persita Tangerang saat menghadapi Persiraja Banda Aceh di laga perdana Series 2 BRI Liga 1 2021/2022.

Tapi Widodo juga menekankan, apapun evaluasi yang dilakukan, semua harus dilakukan secara bersama-sama sebagai tim. Terutama untuk memperbaiki pertahanan yang rentan dijebol lawan.

“Mari, karena ini juga bersama-sama, kita akan terus memperbaiki secara keseluruhan, terutama tadi terjadinya gol. Dan bagaimana kita bisa memainkan permainan kita sebagai home,” ujarnya.

Ke depannya, dengan jadwal kompetisi yang kian padat, Widodo akan mengandalkan conditioning dan juga memperbaiki banyak aspek lainnya seperti pola makan dan istirahat.

Widodo pun akan melakukan sejumlah rotasi untuk tetap mempertahankan performa para Pendekar dan meminimalisir terjadinya cedera. Hal preventif pun harus dilakukan Widodo di pertandingan melawan Persiraja tadi dengan menggantikan Alex di tengah babak kedua.

“Memang Alex tadi sudah bicara ke saya dia sudah ada sinyal bahwa ada stretch sedikit di otot pahanya. Dan saya juga untuk protect ke dia untuk pertandingan berikutnya jadi saya ganti dia dan saya masukkan Kito,” kata Widodo.

Tentunya selain conditioning, dari segi pola makan dan istirahat juga akan diperbaiki. “Yang jelas ke depan ini kami terus step by step merotasi pemain, karena kompetisinya dekat, jadi itu yang kami lakukan selama ini,” pungkasnya lagi.

Sementara itu, perwakilan pemain, Agung Prasetyo, yang juga kapten di pertandingan pekan ketujuh ini pun mengaku berat hati karena tidak bisa membawa pulang poin maksimal. Tapi ia berjanji akan memperbaiki performa bersama para Pendekar lainnya di pertandingan selanjutnya.

“Yang pertama kita mengucap syukur ataas pertandingan ini. Yang jelas, kami sebagai pemain yang di sini tidak menginginkan hasil ini. Tapi situasi di lapangan berubah. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kita bisa meraih hasil maksimal dan hal seperti ini tidak terulang kembali,” kata pemain bernomor punggung 13 ini.

Selanjutnya, di pekan kedelapan BRI LIga 1 2021/2022, Persita akan menghadapi tim Persikabo pada Jumat, 22 Oktober 2021 mendatang.

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Sokong Dana Rp22 Miliar untuk PMI Agar Kantong Darah Gratis

Pemkab Tangerang Sokong Dana Rp22 Miliar untuk PMI Agar Kantong Darah Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp22 miliar per tahun untuk menyokong operasional Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu mengganti biaya pengolahan kantong darah

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

KOTA TANGERANG
Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Potensi Parkir Liar Miliaran Rupiah, Komisi III DPRD Minta PT TNG Ambil Alih

Minggu, 14 Juni 2026 | 15:49

Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill