Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang ditaklukkan Persib Bandung dalam pertandingan pekan ke-18 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat 7 Januari 2022, malam. Dalam laga tersebut, Persita kalah dengan skor 1-0.
Atas kekalahan tersebut Persita tertahan di posisi 10 klasemen sementara BRI Liga 1. Pendekar Cisadane baru mengumpulkan 22 poin dari 18 pertandingan, seperti dilansir dari Suara.
Sementara kemenangan bagi Persib mengantarkan Maung Bandung tersebut ke puncak klasemen menggeser Bhayangkara FC. Persib dan Bhayangkara FC sama-sama mengoleksi 37 poin. Persib unggul selisih gol dari Bhayangkara FC.
Pertandingan cukup sengit karena kedua tim saling serang sejak bola digulirkan. Kedua tim beberapa kali sudah mendapat peluang berbahaya yang sejatinya bisa dimanfaatkan menjadi gol.
Sayangnya cuma satu gol tercipta di babak pertama untuk Persib Bandung pada menit 31 lewat titik penalti. Bruno Cantanhede yang menjadi eksekutor dengan sangat baik mengeksekusi bola.
Persita memberikan perlawanan alot kepada Maung Bandung. Namun, memang tidak ada lagi gol yang tercipta hingga turun minum.
Pertandingan di babak kedua semakin sengit. Persita yang tertinggal lebih agresif dalam melancarkan serangan.
Namun, upaya yang dilakukan tim asuhan Widodo C Putro masih menemui jalan buntu. Peluang yang didapat Irsyad Maulana dan kawan-kawan selalu gagal dikonversi menjadi gol.
Tidak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan. Persib mengalahkan Persita 1-0.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews