Connect With Us

Persikota Dirugikan Wasit, Prilly Latuconsina Colek PSSI

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 7 Maret 2022 | 12:37

Prilly Mahatei Latuconsina mengungkapkan kekecewaanya terkait klubnya Persikota Tangerang yang di unggah di media sosial pribadinya. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Meski kecewa dengan beberapa keputusan kontroversial wasit dalam kompetisi Liga 3, Prilly Latuconsina yang menjadi pemilik Klub Persikota Tangerang masih percaya PSSI bisa netral dan bersih.

"Tentu saya kecewa namun harapan kami tidak pupus sampai di sini, kami terima dengan hati yang penuh kesabaran dan kami percaya bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih dan adil bagi seluruh klub di Indonesia," ujar Prilly dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.

Prilly juga menyampaikan optimismenya, bahwa klub Persikota Tangerang bisa lolos ke Liga 2. "Terima kasih untuk dukungan kalian kepada Persikota, doakan kami bisa lolos ke Liga 2," ujarnya.

Prilly juga telah menjadi trending topik di Twitter karena postingannya soal sepak bola tersebut. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit yang memimpin pertandingan antara Farmel FC dan Persikota di Babak 16 Besar Liga 3.

Postingan tersebut direspon ribuan netizen yang juga mempertanyakan kepemimpinan wasit bahkan Ketua Umum PSSI. 

"Farmel FC selalu diuntungkan wasit oleh wasit....," tulis akun @vionawik.

"Pak @iriawan84 ini kontroversi liga 3 ga pernah dibenahi kerjanya apa pak?...," tulis akun @nyeckbo. 

Kekecawaan terhadap kepemimpinan wasit juga disampaikan oleh pengamat sepak bola Tommy Welli atau yang akrab disapa Bung Towel.

Dalam satu postingan di twitter yang diunggah oleh akun @BonjoviCiamis, Bung Towel menyoroti kesalahan berulang yang dilakukan wasit.

"Jangan gitu-gitu amat memimpin pertandingan, jangan terlalu kasar memberikan handsball yang jelas-jelas enggak handsball, meniup offside yang jelas-jelas bukan offside, jangan sekasar-sekasar gitu, bukan hanya anda yang mengerti law of the game," tegasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

TOKOH
Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Ian Chavidz ASN Kota Tangerang Terpilih Ketua Alumni IPDN Angkatan 22

Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:21

ASN Kota Tangerang Ian Chavidz Rizqiullah resmi terpilih sebagai Ketua alumni IPDN Angkatan 22 Adipati periode 2026-2030. Ia unggul telak dalam pemilihan yang digelar secara daring melalui sistem voting elektronik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill