Isi Daya Mobil Listrik Cuma 15 Menit, PLN Tambah 6 Ultra Fast Charging di PIK 2
Minggu, 10 Mei 2026 | 21:58
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TANGERANGNEWS.com-Bintang sepakbola dunia asal Jerman Mesut Ozil bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraft) Sandiaga Uno saat berkunjung ke Jakarta, Kamis 26 Mei 2022.
Namun saat memposting pertemuan tersebut di Instagram, Mesut Ozil menyebut Sandiaga sebagai Gubernur Tangerang.
"Terima kasih sudah mengundang saya, acaranya sangat baik Pak Gubernur Tangerang, @sandiuno. Terima kasih telah mengundang saya dan keramahan Anda sangat luar biasa," tulis Ozil dalam unggahan di Instagram pribadinya @m10_official, seperti dilansir dari Bola.
Akibat unggahan tersebut, netizen Indonesia pun banyak yang memberikan respon. Mereka memberitahu kepada Ozil bahwa Sandiaga Uno bukan Gubernur Tangerang sambil memberikan emoji tertawa.

Namun dengan cepat, Ozil langsung memperbaiki keterangan fotonya, dan mengganti jabatan Sandiaga menjadi Menparekraft.
Untuk diketahui, mantan pemain Arsenal dan Real Madrid itu telah tiba di Indonesia dan mengikuti serangkaian kegiatan bisnis, salah satunya mengunjungi pabrik alat olahraga Concave di Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Tetapi, sebelum menuju ke Tangerang, Ozil terlebih dulu bertemu dengan Sandiaga di kantor pusat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews