2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com- Kabar duka datang dari dunia olahraga Indonesia, atlet tunggal putra PBSI Syabda Perkasa Belawa dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Pemalang, Senin 20 Maret 2023.
Kabar meninggalnya Syabda dikonfirmasi langsung oleh Penasihat Teknis PB Djarum tempat Syabda bernaung, Yuni Kartika melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
"Telah Meninggal Dunia, Syabda Perkasa Belawa," tulis Yuni Kartika.
Yuni Kartika mengungkap Syabda meninggal dalam perjalanan menuju Sragen, Jawa Tengah untuk berziarah ke makam neneknya.
"Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen untuk berziarah, karena neneknya meninggal dunia. Selamat Jalan Syabda, You will be missed," jelas Yuni.
Melansir dari CNNIndonesia, insiden itu menyebabkan Syabda meninggal dunia bersama dengan ibunya, sementara bapak dan kakaknya dikabarkan selamat.
Meninggalnya atlet bulutangkis berusia 21 tahun itu sontak membuat geger media sosial. Bahkan, ada yang mengira kabar tersebut hanya hoaks.
Namun saat dikonfirmasi, Yuni Kartika memastikan kabar tersebut benar adanya. "Sudah (terkonfirmasi Syabda meninggal dunia)," singkatnya.
Seperti diketahui, Syabda Perkasa Belawa merupakan atlet berprestasi yang sudah menyabet tiga gelar juara BWF Series/Challenge.
Pada 2022 Syabda berhasil menjuarai Lithuanian International dan Malaysia International, tren positifnya dilanjutkan dengan berhasil memenangi Iran International pada 2023.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews