Connect With Us

Scudetto di DNA Milan

| Selasa, 11 Agustus 2009 | 00:59

TANGERANGNEWS- Meski memperlihatkan penampilan yang jauh dari menggembirakan di pra-musim, keyakinan AC Milan untuk jadi juara tak berkurang. Karena DNA juara ada di tubuh Rossoneri. "Saya pikir scudetto adalah bagian dari DNA Milan. Inilah yang kami inginkan. Kami punya semusim penuh untuk membuktikan apa yang bisa kami lakukan," ujar pelatih Milan Leonardo di Football Italia. Milan memang kocar-kacir di sejumlah laga ujicoba. Enam pertandingan dilalui Andrea Pirlo dkk dengan kekalahan; termasuk kekalahan 0-2 dari rival sengit sekotanya, Inter Milan, di Amerika. Kepergian Kaka ke Real Madrid kelihatannya sangat mengguncang Milan. Meski sudah menggaet Klaas Jan Huntelaar, Il Diavolo Rosso berniat menambah kekuatan demi mendukung ambisinya jadi jawara. "Bursa transfer masih terbuka hingga 31 Agustus nanti. Ini adalah pekan-pekan penting untuk mengevaluasi apa yang kami butuhkan," kata allenatore suksesor Carlo Ancelotti itu. "Saya yakin kami sedang membangun sebuah tim yang sangat kuat di San Siro," tandas pelatih asa Brasil berusia 39 tahun itu. (dtk)
OPINI
Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Bukan Kandang Setan, Tapi Benteng Digital

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:22

Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill