Connect With Us

Anak Didik PAUD yang diusir Anggota DPRD Tangsel Pindah ke Musala

Bastian Putera Muda | Jumat, 23 Mei 2014 | 11:59

Anak Didik PAUD yang disegel Anggota DPRD Pindah ke Musala (Bastian / TangerangNews)

TANGSEL-Setelah menggelar kegiatan mengajar di tengah jalan. Akhirnya, puluhan anak didik di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekar Melati, Jalan Reformasi III, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok, Kota Tangsel kemarin pindah ke musala setempat.

Perpindahan kegiatan belajar tersebut merupakan kesepakatan pengurus PAUD dengan orang tua peserta didik. Lantaran, jika terus belajar terus di tengah jalan, anak-anak mengeluh panas.

"Kami terpaksa pindah ke musola Al Hikmah. Karena kepanasan anak-anak minta pindah. Kita sepakati belajar di musola," kata guru PAUD Rini, Kamis (22/5).

Menurut dia, meskipun pelaksanaan di tempat ibadah. Namun tidak mengganggu kegiatan belajar. Hanya saja kenyamanan berkurang karena tidak dilengkapi sarana dan prasarana yang mumpuni.

"Mau gimana lagi. Ditempat kemarin panas. Kita terus belajar walaupun hanya di musola," ujarnya.

Anggota Dewan Pendidikan Kota Tangsel Rifky Hermiansyah mengatakan penyegelan PAUD Sekar Melati Pondok Aren yang telah berdiri sejak tahun 2004 itu sangat disayangkan.
Karena menyebabkan terganggunya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di PAUD tersebut.
Seharusnya, sebelum penyegelan tersebut terjadi harusnya dibicarakan/ dimusyawarahkan terlebih dahulu antar pihak pihak yang terkait.

"Sehingga mendapatkan solusi terbaik tanpa adanya penyegelan yang terkesan negatif dimasyarakat," ujarnya.


Menurutnya dengan adanya Penyegelan tersebut banyak yang dirugikan terutama peserta didik yang berada di PAUD tersebut.
Dalam PP No. 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan telah diatur mengenai adanya keterlibatan aktif dari pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Maka dari itu adanya Penyegelan PAUD merupakan Preseden buruk dalam dunia pendidikan," terangnya.

 
WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill