Connect With Us

Satu Keluarga di Rajeg Kabupaten Tangerang Menderita Gizi Buruk, 2 Tewas

 

Dibaca : 3213

TANGERANG-Dua orang warga Rajeg tewas karena kekurangan gizi. Keduanya adalah kakak dari Muhad Bayu, 12,  warga Kampung Rajeg Tegal, RT 2/3, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang yang juga kini menderita gizi buruk.

Sri Widiyati seorang warga yang peduli terhadap Bayu mengungkapkan, dirinya hanya bisa membantu menginfomasikan kepada instansi dan orang yang peduli terhadap bayu.

 

“Saya warga kampung sebelah, hanya peduli saja dengan Bayu. Saya berharap dia mendapat perhatian, jangan sampai dia juga meninggal seperti dua kakaknya sebelumnnya yang juga karena kekurangan gizi,” ujarnya.  

Menurut dia, Bayu jangan sampai menjadi korban kekurangan gizi buruk berikutnya. Lalu, apa yang sudah dilakukan penanganan terhadap Bayu, menurut Sri, Bayu sudah dibawa ke RS Siloam Karawaci.

“Tetapi jantung dan paru-parunya semua sudah kena, karena gizinya kurang. Ayahnya bernama Nursid cuma nyangkul sawah, ibunya sudah tak ada,” kata Sri.

Sri mengaku bukan kader Posyandu, tetapi dirinya hanya berniat menolong.  Ditanya soal apakah Pemerintah setempat telah mengetahuinya, menurut Sri sudah tahu. “Tetapi belum ada yang jalan. RT sudah, Pak Lurah sudah tahu,” ujarnya.

 

Sementara itu, Supriyatna Camat Rajeg mengatakan, dirinya belum bisa memastikan kalau Bayu terkena busung lapar atau gizi buruk. ”Gini saya sudah perintahkan UPT ke situ tadi malam. Tadi pagi saya baru apel, kalau bapak kan enggak apel, saya apel dulu,” ujarnya.

 

Prinsipnya, kata Camat,  penanganan terhadap Bayu sudah ada.  “Tetapi, karena waktu itu yang bersangkutan tidak menghubungi bidan setempat, justru orang lain yang mereka hubungi,” ujar Camat.

 

Mengenai dua orang kakak Bayu yang meninggal sebelumnya karena busung lapar? “Kalau tidak sampai informasinya, kita tidak akan tahu,” katanya. 

Untuk Bayu, Camat jamin biaya-nya akan ditanggung . Tetapi dia belum bisa menyatakan Bayu menderita sakit apa, karena belum mendapat informasi lebih jelas.

“Saya belum bisa mengatakan ini gizi buruk, karena ini belum dilakukan pengecekan langsung,” katanya. 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Minggu, 7 Juni 2026 | 18:07

Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa SDN dan SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mendapatkan seragam sekolah gratis berupa seragam batik dan pakaian olahraga.

NASIONAL
Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Polisi Sasar 13 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026, Berlakukan Tilang Manual

Senin, 8 Juni 2026 | 05:09

Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026 dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill