VIDEO : Tanggul Penahan Banjir di Kali Sabi Amblas, Ratusan Rumah di Tangerang Terancam
Dibaca : 1000
TANGERANGNEWS.com-Tanggul penahan banjir Kali Sabi di Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten amblas sepanjang delapan meter, Kamis 26 Mei 2022.
Diduga tanggul tersebut telah termakan usia. Kondisi tersebut jelas saja dapat mengancam ratusan rumah warga yang berada di daerah langganan banjir seperti di Pondok Arum, Periuk Jaya dan sekitarnya.
Seperti inilah kondisi tanggul penahan yang mengalami amblas sejak Rabu 25 Mei 2022 sore.
Tanggul yang terbuat dari batu kali tersebut jebol sepanjang delapan meter. Sehingga membuat lubang besar menganga yang mengarah langsung ke pemukiman warga.
Amblasnya tanggul terjadi dikarenakan pondasi tanggul yang sudah menggantung di atas tanah. Sehingga tanggul yang telah berusia lebih dari 10 tahun itu mudah rapuh.
Sementara di sepanjang aliran Kali Sabi sedang dilakukan normalisasi berupa pengerukan dengan menggunakan alat berat, untuk mengangkat sedimentasi lumpur.
Camat Periuk, Kota Tangerang, Nanang Kosim mengatakan, amblasnya tanggul bukan karena proyek normalisasi yang menggunakan alat berat. “Penyebabnya karena kondisi usia kontruksi yang sudah rapuh termakan usia,” terangnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang untuk segera dilakukan perbaikan berupa pembuatan tanggul baru.
Sementara itu, warga yang bermukim di perumahan Pondok Arum mengaku khawatir dengan amblasnya tanggul.
“Kami khawatir bakal terdampak, Banjir akan semakin memburuk. Kalau bisa segera dibangun tanggul baru serta dilakukan pengerukan dasar kali untuk memperlancar aliran air,” terang Junaedi warga sekitar.
Polresta Tangerang menyelidiki pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan di Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Juli 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan interaktif bagi para penumpang anak-anak beserta keluarga, dalam menyemarakkan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 pada Kamis 23 Juli 2026.
Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""