VIDEO : 4000 PAKET SEMBAKO MURAH KEPADA ANGGOTA WARGA PRA SEJAHTERA
Dibaca : 546
TANGERANGNEWS,com-Ribuan warga pra sejahtera Kota Tangerang rela mengantre dan berdesakan untuk mendapat paket sembako murah dari Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Kamis 16 Juni 2022.
Meski harus membawa serta anak-anak, warga yang merupakan peserta Permodalan Nasional Mandiri (PNM Mekar) ini mengantre, untuk menukarkan kupon yang telah dibeli menjadi paket sembako murah.
Panitia sempat kewalahan untuk menghalau warga yang berebut karena khawatir kehabisan, sehingga aparat Kepolisian pun ikut terjun membantu mengatur antrean warga.
Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Kementrian BUMN mendistribusikan 4.000 paket sembako murah seharga Rp65 ribu yang berisi beras 5 Kg, minyak goreng 1 liter dan 1 Kg gula pasir.
"Ini ditujukan kepada 3.000 peserta PNM Mekar dan 1.000 warga umum, jelasnya.
Paket sembako murah dikhususkan untuk peserta PNM Mekar, di mana BUMN telah menggelontorkan Rp150 milyar rupiah, untuk 38.000 pinjaman usaha warga pra sejahtera.
"Dalam kurun waktu dua tahun ke depan, peserta PNM mekar akan ditambah menjadi 75.000 sasaran, sebagai upaya pengentasan pra sejahtera," jelas Arya.
Sementara itu, salah seorang peserta PNM Mekar asal Sewan, Rifka mengaku terbantu dengan sembako murah, terlebih dirinya hanya memiliki usah jualan makanan anak-anak.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.
Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""