Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
Seorang perempuan bernama Siti Nurhayati, 22, ditemukan bersimbah darah di rumahnya, di Perumahan Amarapura Blok F2 Nomor 18 RT02 RW05, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dari beberapa bagian tubuhnya, didapati sejumlah luka sayatan.
Informasi yang diperoleh TangerangNews.com, peristiwa itu terjadi pada Minggu, (3/12/2017) malam sekira pukul 19.00 WIB. Ketika itu, Eva Sayanti didatangi oleh kekasihnya, Ridwan, yang juga ditemani oleh seorang rekannya.
Tak berapa lama, sekitar pukul 21.30 WIB tiba-tiba adik korban yang bernama Nurleha, 14, yang sedang berada di dalam kamar mendengar jeritan sang kakak.
Saat dihampiri, Ridwan spontan menghalangi Nurleha. Dia mengatakan jika korban tidak berada di rumah, namun pergi ke pos keamanan depan pintu masuk komplek.
"Saya dengar jeritan, terus saya tanyakan kakak saya ke dia (Ridwan), terus dibilang kakak kamu keluar, ke pos," tutur Nurleha.
Mendengar penjelasan Ridwan, Nurleha pun pergi mengarah ke Pos Sekuriti yang berjarak sekira 100 meter. Namun baru beberapa langkah, dia pun curiga, lantas kembali ke rumahnya.
"Begitu balik lagi sampai rumah, dia (Ridwan) pergi naik motor kakak saya. Terus saya lihat ke dalam, kakak saya sudah meninggal, banyak darah," imbuhnya dengan kondisi yang masih shock.
Dari keterangan sementara diketahui, korban tewas akibat banyaknya luka sayatan senjata tajam di bagian perut, pergelangan tangan, dan leher. Sedangkan motor dan handphone miliknya ikut dibawa lari oleh pelaku.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, polisi sendiri saat ini terus menyelidiki kasus ini dan mencari pelaku yang tega melakukan perbuatan keji tersebut.
"Proses penyelidikan masih berjalan," terang AKP Alexander Yurikho , Kasatreskrim Polres Tangsel kepada TangerangNews.com.
Dari tempat kejadian, beberapa barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu bilah pisau bergagang plastik warna kuning, 1 gelas bekas minum, serta sebuah topi warna hitam yang diduga milik pelaku.
Pantauan TangerangNews.com di kediaman korban, puluhan pelayat memenuhi lokasi menunggu kedatangan jenazah korban yang saat ini sedang dilakukan visum di RSUD Tangerang.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbeda bagi calon pengantin melalui Wedding Open House bertajuk “Whispers of Forever” yang digelar pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang inspirasi bagi pasangan
Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews