VIDEO : Dirut PT AP II Turun Bagikan Takjil di Bandara Soekarno-Hatta
Dibaca : 644
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin turun langsung membagikan takjil kepada para pengguna jasa di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dirinya seperti ingin memberikan contoh kepada para petugas di Bandara tersebut untuk memaksimalkan pelayanan kepada penumpang. "Selamat berbuka puasa, semoga bermanfaat takjilnya," ujar Awaluddin saat membagikan boks takjil kepada pengguna jasa di Teminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (17/5/2018) petang.
Awaluddin menjelaskan, pembagian takjil gratis ini merupakan satu diantara beberapa program corporate sosial responsibility (CSR) PT Angkasa Pura II. "Salah satu dari banyak kegiatannya adalah setiap hari bagikan takjil kepada para pengguna jasa yang hadir di bandara dan terminal-terminal mungkin karena dalam perjalanan nya tidak sempat untuk menyiapkan buka puasa," pungkasnya. Diketahui, sebanyak 152 ribu kotak takjil telah dipersiapkan untuk dibagikan secara gratis di Bandara Soekarno-Hatta hingga bulan suci Ramadan 1439 H usai.
"Jumlah itu untuk di Soekarno-Hatta saja dan seluruh bandara yang kami kelola kurang lebih sekitar 210 ribu boks takjil yang telah disediakan dari Aceh sampai dengan Banyuwangi," jelasnya.
Awaluddin juga menyampaikan, pihaknya telah meluncurkan aplikasi 'Indonesia Airport Apps' yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi kegiatan Ramadan. "Dipersilahkan kepada pengguna jasa yang sudah mengunduh kami sudah siapkan satu menu khusus untuk kegiatan Ramadan. Di aplikasi itu ada banyak informasi, seperti seputar jadwal shalat, menghitung zakat, Alquran digital, dan lainnya," tambahnya.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.
Tampak peti jenazah yang berisi jasad Captain Andy itu ditutupi dengan bendera merah-putih. Suasana semakin haru ketika para pelayat menyaksikan jenazah diturunkan dari mobil jenazah ke dalam rumah.
Pemerintah berencana menyalurkan insentif bulanan sebesar Rp400.000 kepada guru honorer. Kebijakan ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sebagai bentuk dukungan negara terhadap guru honorer.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""