Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya berunjuk rasa di depan gedung Puspemkot Tangerang, Jumat (14/9/2018).
Aksi tersebut menuntut pemerintah untuk segera mengatasi merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. Bahkan, dalam salah satu spanduk, mereka menuntut sikap tegas pemerintah. "Turunkan nilai rupiah atau Jokowi yang turun", demikian bunyi tulisan dalam spanduk itu.
Aksi demonstrasi itu berlangsung sejak pukul 13.00 WIB. Massa aksi yang memaksa masuk ke gedung Puspemkot Tangerang sempat saling dorong dengan polisi dan Satpol PP yang melakukan pengamanan.
Selain berorasi, peserta aksi juga membakar ban, kobaran api dan kepulan asap hitam pun terlihat. Dalam orasinya, para demonstran menuntut wakil rakyat dari DPRD Kota Tangerang dan pihak Pemkot Tangerang untuk datang menemui mereka.
"Hingga hari ini kita merasakan kegagalan pemerintah. Ekonomi Indonesia tidak stabil," orasi Damba Multi, mahasiswa asal Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Negosiasi antara mahasiswa dengan polisi berlangsung alot. Selama tiga jam api yang berkobar dari ban mobil yang dibakar pun terus mengeluarkan asap.
Aksi tersebut dikawal ketat oleh pihak Kepolisian. Kabag Ops Polres Metro Tangerang AKBP Sucipto mengatakan pihaknya menerjunkan 50 personil gabungan untuk mengamankan demo tersebut.
"Kami turunkan 50 personel demi keamanan demo mahasiswa," katanya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPersiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews