Connect With Us

Bersihkan Situ Gintung, Aktivis Lingkungan Banyak Temukan Kondom

Denny Bagus Irawan | Jumat, 6 September 2013 | 19:47

Aktifis Lingkungan saat bersih-bersih di Situ Gintung (Bastian Putera Muda / TangerangNews)



TANGSEL-Aktivis lingkungan dari Association of  Solidarity Adventure (ASA) Kota Tangsel terkejut saat membersihkan kawasan Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel. Sebab, mereka harus memungut bekas kondom dengan jumlah yang tidak sedikit.

Kawasan Situ Gintung, Cireundeu,  Ciputat Timur, Kota Tangsel  yang pernah tanggulnya ambrol pada 2009 lalu itu memang ditenggarai jadi tempat maksiat.


Dalam dua jam pembersihan situ, aktivis lingkungan tersebut mengumpulkan lima karung sampah.

Kegiatan bersih situ diprakarsai oleh Dinas  Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel mengajak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Lingkungan Hidup, aktivis lingkungan serta warga sekitar situ.

Sekretaris Jenderal ASA, Nurman mengatakan,   kawasan situ gintung banyak dikunjungi warga.  Namun, pengunjung tidak memperhatikan  kebersihan dilingkungan tersebut.

"Tadi saat bersih-bersih bantaran situ banyak sekali bungkus kondom yang kami temukan. Tentu yang sudah dipakai atau bekas," ungkapnya disela-sela bersih di situ Gintung, Jumat, (6/9).

Dikatakan, hampir setiap malam kawasan  dikawasan tersebut ramai dikunjungi pasangan
muda-mudi. Bahkan, malam minggu atau malam  libur jadi tempat favorit untuk nongkrong dan
berpacaran. Biasanya, pengunjung yang  berpasangan ini menggunakan sepeda motor dan
masuk ke dalam jalur sepeda.  

"Bukan rahasia umum lagi, kalau situ gintung  tempat berpacaran. Bahkan, ada yang sampai
melakukan hubungan badan. Buktinya ada bungkus  kondom," katanya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya menyayangkan ketidak pedulian masyarakat maupun pengunjung  tidak mengindahkan kebersihan.

Seharusnya, sebagai tempat konservasi, kawasan tersebut harus dijaga keutuhan ekosistemnya.

"Kami menggagas untuk membentuk Satgas  pelestarian situ. Bukan hanya situ gintung
saja, tetapi semua situ yang ada di Kota  Tangsel," terangnya.


 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

BANTEN
9 Jamaah Haji Asal Banten Wafat saat Menjalankan Ibadah di Tanah Suci, Masih Proses Pemulangan

9 Jamaah Haji Asal Banten Wafat saat Menjalankan Ibadah di Tanah Suci, Masih Proses Pemulangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 20:02

Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kanwil Kemenhaj) Banten mencatat sebanyak sembilan jemaah haji asal wilayah tersebut meninggal dunia di Arab Saudi.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill