Connect With Us

Bedah Rumah Warga, Airin Ingatkan Pemborong

Bastian Putera Muda | Minggu, 20 Oktober 2013 | 17:20

Airin berfoto bersama warga (Bastian / TangerangNews)


TANGSEL-Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany ingatkan kontraktor untuk melakukan pembangunan bedah rumah rumah warga tidak asal-asalan.  Di tahun ini, Pemkot Tangsel melalui program P2WKS bakal melakukan 58 bedah rumah warga yang tersebar di tujuh kecamatan. 
 
Peringatan tersebut dilontarkannya saat mengunjungi lima rumah warga yang sedang direnovasi dalam program bedah rumah Pemkot Tangsel di Babakan, Setu, Kota Tangsel.
 
"Saya ingatkan kepada pemborong agar dapat menyelesaikan bedah rumah ini tepat waktu dan hasilnya bagus," ucapnya.
 
Ia berharap dengan adanya program bedah rumah itu dapat membantu warga yang kurang mampu agar mempunyai rumah yang sehat. 
 
"Sabar ya bu, rumahnya belum selesai, mudah-mudahan rumahnya lebih bagus dan lebih sehat nanti," katanya.
 
Menurutnya, di 2013 Pemkot Tangsel melakukan bedah rumah sebanyak 58 unit rumah tak layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan. 
 
"Saya berharap, tahun depan bisa bertambah jumlahnya karena masih ada beberapa rumah warga terutama di Kecamatan Setu yang masih butuh di bedah atau di relokasi," terangnya.
 
 
WISATA
Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Pusat Kuliner G Town Square Gading Serpong Tutup, Pindah Lokasi ke Tigaraksa

Senin, 18 Mei 2026 | 11:09

Pusat kuliner G Town Square di kawasan Gading Serpong dipastikan menghentikan operasionalnya mulai 15 Mei 2026.

TEKNO
Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33

Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.

KAB. TANGERANG
Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill